Ikuti Jejak Uni Emirat, Bahrain Normalisasi Hubungan dengan Israel
WASHINGTON, iNews.id - Satu lagi negara Arab menormalisasi hubungan dengan Israel, yakni Bahrain.
Pengumuman itu pertama kali disampaikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (11/9/2020).
Trump memastikan Israel dan Bahrain akan meneken perjanjian perdamaian.
"Terobosan bersejarah lainnya hari ini! Dua sahabat besar kita Israel dan Kerajaan Bahrain menyetujui kesepakatan perdamaian, negara Arab kedua yang berdamai dengan Israel dalam 30 hari," kata Trump, di akun Twitter-nya.
Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Sebut Uni Emirat Khianati Dunia Islam dan Arab
Pernyataan bersama yang dikeluarkan AS, Israel, dan Bahrain mengungkap akan terjalin hubungan diplomatik penuh.
Bahrain setuju untuk menandatangani kesepakatan damai dengan Israel pada 15 September mendatang di Gedung Putih, di mana Uni Emirat Arab (UEA) juga akan menandatangani kesepakatan yang sama.
Uni Emirat Arab Tegaskan Tetap Dukung Negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengumumkan hal serupa, negaranya menyepakati normalisasi hubungan dengan Bahrain.
Bahrain mengikuti jejak UEA yang lebih dulu menyepakati perdamaian dengan Israel yakni pada 13 Agustus lalu. Dia menjadi negara Arab keempat yang menormalisasi hubungan dengan Israel setelah Mesir, Yordania, dan UEA.
Ikuti Jejak UEA, Bahrain dan Oman akan Normalisasi Hubungan Diplomatik dengan Israel
Editor: Anton Suhartono