Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivis Greta Thunberg Ditangkap di Inggris saat Demo Pro-Palestina, Dijerat UU Terorisme
Advertisement . Scroll to see content

Ilmuwan Ini Curiga, 80 Persen Manusia Sebenarnya Tak Mudah Terjangkit Covid-19

Sabtu, 06 Juni 2020 - 18:06:00 WIB
Ilmuwan Ini Curiga, 80 Persen Manusia Sebenarnya Tak Mudah Terjangkit Covid-19
Ilmuwan Inggris, Profesor Karl John Friston. (Foto: icm-institute.org)
Advertisement . Scroll to see content

Sebagai contoh, Friston mengatakan, Jerman memiliki angka kematian yang jauh lebih rendah daripada Inggris. Menurutnya, fakta itu terbentuk bukan karena banyaknya pengujian corona atau kebijakan penguncian yang diterapkan pemerintah setempat, melainkan karena “populasi yang rentan” di Jerman jauh lebih kecil.

Sementara, di sisi lain, Friston juga mengakui bahwa dunia masih memerlukan penelitian lebih lanjut, mengingat implikasi pemodelannya masih sangat luas. Jika hipotesisnya benar, pemerintah akan dapat sepenuhnya mempertimbangkan kembali pendekatan-pendekatan untuk mencabut kebijakan lockdown.

Jika benar 80 persen dari populasi dunia tidak dapat terjangkit Covid-19, maka langkah-langkah pembatasan jarak sosial mungkin tidak perlu dilakukan dalam skenario pasca-lockdown. Transportasi umum dapat mulai beroperasi kembali; tempat hiburan dan perhotelan dapat dibuka kembali, dan; kegiatan olahraga dapat dilanjutkan semua orang tanpa risiko besar terjadinya gelombang kedua lonjakan infeksi.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut