Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi
Advertisement . Scroll to see content

India Perketat Keamanan setelah Ancaman Bom Bunuh Diri Al Qaeda

Kamis, 09 Juni 2022 - 03:33:00 WIB
India Perketat Keamanan setelah Ancaman Bom Bunuh Diri Al Qaeda
Aksi protes menuntut penangkapan juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP), Nupur Sharma terkait komentarnya tentang Nabi Muhammad SAW di Ahmedabad, India, Rabu (8/6/2022). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

LUCKNOW, iNews.id - India memperketat keamanan publik setelah beredar surat peringatan serangan gerilyawanIslam untuk membalas pernyataan menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW oleh pejabat Partai Bharatiya Janata (BJP), Nupur Sharma dan Naveen Jindal.

Mengutip Reuters, beberapa kelompok media India membagikan surat tertanggal 6 Juni 2022 yang dikaitkan dengan Al Qaeda di Anak Benua India (AQIS). Surat itu berisikan ancaman untuk melakukan bom bunuh diri di negara bagian India untuk mempertahankan kehormatan Nabi Muhammad SAW.

Seorang pejabat kementerian dalam negeri federal mengatakan, badan intelijen tengah memeriksa keaslian ancaman yang dikeluarkan oleh AQIS.

"Kami juga telah memerintahkan polisi negara bagian untuk memastikan pertemuan publik atau protes tidak diperbolehkan karena bisa menjadi sasaran kelompok militan," ujar seorang pejabat senior kementerian dalam negeri di New Delhi dikutip, Kamis (9/6/2022).

Ancaman keamanan itu muncul beberapa hari setelah juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP), pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi, Nupur Sharma berkomentar tentang Nabi Muhammad SAW selama debat TV. Pernyataan Sharma memicu kegemparan di kalangan Muslim di India dan memicu protes diplomatik dari negara-negara Islam menuntut permintaan maaf dari pemerintah India.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut