Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Pangkas Ekspor Gas, Ini Komentar PM Singapura Lawrence Wong
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, PM Wong Singgung Energi Nuklir

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:32:00 WIB
Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, PM Wong Singgung Energi Nuklir
Singapura akan mencari sumber energi alternatif, termasuk mempelajari kemungkinan penggunaan tenaga nuklir (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

SINGAPURA, iNews.id - Perdana Menteri SingapuraLawrence Wong menanggapi keputusan Indonesia memangkas ekspor gas alam ke negaranya. Di tengah potensi gangguan pasokan energi tersebut, Wong menegaskan Singapura harus mencari sumber energi alternatif, termasuk mempelajari kemungkinan penggunaan tenaga nuklir.

Wong menilai diversifikasi pasokan gas saja tidak cukup untuk menjamin ketahanan energi jangka panjang. Singapura juga perlu beralih ke sumber energi yang lebih bersih dan mampu menghasilkan listrik secara konsisten sepanjang waktu.

Salah satu pilihan yang sedang dipelajari pemerintah adalah energi nuklir.

Wong mengakui penggunaan tenaga nuklir di Singapura menghadirkan tantangan tersendiri. Sebagai negara kecil dengan kepadatan penduduk tinggi, keselamatan menjadi pertimbangan utama sebelum pemerintah memutuskan untuk mengadopsi teknologi tersebut.

“Dapat dipahami, ada kekhawatiran tentang keselamatan tenaga nuklir di negara kecil dan padat penduduk seperti Singapura. Kami menanggapi kekhawatiran tersebut dengan sangat serius. Keselamatan harus diutamakan,” ujar Wong, dalam pidatonya di konvensi Partai Aksi Rakyat (PAP), Minggu (25/10/2026), seperti dikutip dari Channel News Asia (CNA).

Meski demikian, dia menegaskan Singapura tidak boleh langsung mengesampingkan suatu pilihan energi hanya karena kontroversi yang menyertainya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut