Infeksi Covid-19 di Arab Saudi Capai 174.577 Kasus, 120.471 Sudah Sembuh

Ahmad Islamy Jamil · Jumat, 26 Juni 2020 - 23:22 WIB
Infeksi Covid-19 di Arab Saudi Capai 174.577 Kasus, 120.471 Sudah Sembuh

Suasana di sekitar Kakbah, Masjid al-Haram, Makkah saat pandemi virus corona (Covid-19). (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.idArab Saudi kembali mendeteksi 3.938 kasus baru virus corona selama 24 jam terakhir. Dengan begitu, total kejadian infeksi Covid-19 di negara itu kini menjadi 174.577 kasus.

Tidak seperti tren terbaru di mana mayoritas lonjakan kasus terdeteksi di Ibu Kota Riyadh, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi pada Jumat (26/6/2020) ini justru mendeteksi sebagian besar kasus baru di Kota Dammam. Di kota industri itu, ditemukan sebanyak 346 kasus pada hari ini.

Selain itu, Kemenkes Arab Saudi juga mencatat tambahan 46 kasus kematian akibat Covid-19 selama 24 jam terakhir. Dengan begitu, jumlah pasien pengidap virus corona yang meninggal dunia di negeri padang pasir itu kini menjadi 1.474 jiwa.

Dilansir Alarabiyah, meskipun lonjakan harian infeksi virus corona semakin meningkat di Arab Saudi, negara itu juga mencatat lebih banyak kasus kesembuhan. Dari seluruh total kasus yang dikonfirmasi, jumlah pasien Covid-19 yang telah sembuh di Arab Saudi per hari ini mencapai 120.471 orang. Ada 2.589 pasien yang sembuh dalam 24 jam terakhir.

Meskipun Arab Saudi memiliki jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Kawasan Teluk, kerajaan itu masuk peringkat 20 besar negara teraman selama pandemi ini. Penilaian itu diperoleh berdasarkan hasil analisis data komprehensif oleh Deep Knowledge Group yang berbasis di Hong Kong.

Pekan lalu, Otoritas Pariwisata Saudi mengumumkan bahwa mereka sedang mempersiapkan peluncuran kampanye liburan musim panas yang sejalan dengan langkah-langkah pencegahan wabah corona. Lembaga itu memberikan kesempatan kepada penduduk warga negara dan nonwarga negara untuk menjelajahi Arab Saudi di tengah pelonggaran pembatasan Covid-19.

Pihak berwenang Arab Saudi sampai sekarang belum menyetujui pembukaan kembali penerbangan internasional.

Editor : Ahmad Islamy Jamil