Infeksi Covid-19 di AS Nyaris 6 Juta Kasus, Pasien Meninggal Tembus 183.000 Jiwa
WASHINGTON DC, iNews.id – Kejadian infeksi virus corona di Amerika Serikat makin mendekati 6 juta kasus pada Minggu (30/8/2020) malam waktu setempat atau Senin (31/8/2020) pagi WIB. Jumlah itu mencapai hampir seperempat dari total kasus Covid-19 yang tercatat di seluruh planet ini.
Infeksi virus corona secara global terus melonjak hingga melampaui 25 juta kasus pada hari ini. Berbagai upaya pun telah dilakukan berbagai negara untuk mengekang krisis kesehatan yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19. Bahkan, di antara dampak krisis itu telah menjungkirbalikkan kehidupan sebagian besar umat manusia.
Secara global, sebanyak 1 juta kasus Covid-19 baru terdeteksi setiap empat hari sejak pertengahan Juli lalu, menurut penghitungan AFP. India mencatat rekor lonjakan infeksi harian tertinggi pada Minggu kemarin, yakni sebanyak 78.761 kasus. Jumlah itu sekaligus menjadi rekor lonjakan infeksi harian di seluruh dunia.
Amerika Serikat sejauh ini telah mencatat total 5,99 juta kasus infeksi Covid-19 pada 07.30 WIB tadi, menurut hasil pelacakan Universitas Johns Hopkins. Sementara, pasien Covid-19 yang meninggal dunia di negeri Paman Sam sudah melampaui 183.000 jiwa.
Kejadian infeksi Covid-19 di AS mencapai 5 juta kasus tiga minggu lalu, hanya berselang 17 hari setelah negara itu mencatat total 4 juta kasus, kata tim pelacak Universitas Johns Hopkins.
Virus Covid-19 telah membuat ekonomi AS terpincang-pincang. Pandemi virus asal China itu juga membayangi masa depan politik Presiden Donald Trump yang dulu menjanjikan.
Hampir 855.000 orang telah meninggal karena Covid-19 secara global. Sementara, belum ada vaksin atau pengobatan Covid-19 yang efektif yang tersedia sejauh ini, meskipun Rusia telah menyetujui penggunaan vaksin Sputnik V yang belum merampungkan tahap uji klinis.
Editor: Ahmad Islamy Jamil