Ini Alasan AirAsia Bolehkan Pramugari Pakai Jilbab mulai 2026
2. Komitmen pada Inklusivitas dan Keberagaman
AirAsia menegaskan bahwa kebijakan hijab bukan sekadar perubahan seragam, melainkan bentuk komitmen perusahaan untuk menghormati perbedaan keyakinan dan pandangan.
Maskapai ingin memastikan seluruh kru, apa pun latar belakang agama mereka, merasa dihargai, nyaman, dan percaya diri saat menjalankan tugas.
“Menghormati perbedaan pandangan dan keyakinan telah membentuk kesuksesan kami, dan inilah cara kami berkembang,” kata Fernandes.
3. Mendukung Kesempatan Kerja Lebih Luas
Selain memperbolehkan pramugari aktif untuk berhijab, AirAsia juga membuka kesempatan baru bagi perempuan berhijab yang sebelumnya mungkin ragu melamar karena aturan seragam.
Dengan kebijakan ini, AirAsia memperluas akses karier di dunia penerbangan untuk kelompok yang selama ini menghadapi keterbatasan.