Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rapper Amerika Serikat Tyga Terciduk Liburan di Bali, Ini Fotonya!
Advertisement . Scroll to see content

Ini Penyebab Kebakaran Bar di Swiss yang Tewaskan 40 Orang saat Pesta Tahun Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 - 03:03:00 WIB
Ini Penyebab Kebakaran Bar di Swiss yang Tewaskan 40 Orang saat Pesta Tahun Baru
Penyebab kebakaran bar di Swiss saat pesta Tahun Baru yang menewaskan 40 orang adalah kembang api (Foto: Keystone via AP)
Advertisement . Scroll to see content

JENEWA, iNews.id - Penyebab kebakaran bar di resor ski Crans Montana, wilayah Valais, Swiss, saat pesta Tahun Baru, Kamis (1/1/2026) dini hari, terungkap, yakni kembang api. Sedikitnya 40 orang tewas dan 119 lainnya luka dalam peristiwa horor tersebut.

Kepala Kejaksaan Valais Beatrice Pilloud menjelaskan, kebakaran besar disebabkan oleh percikan dari kembang api yang dinyalakan di botol sampanye. Percikan tersebut mengenai langit-langit bar yang dilapisi busa sehingga api dengan mudah merambat ke seluruh bagian bar.

"Saat ini kami berasumsi, kebakaran disebabkan oleh percikan api yang terpasang pada botol sampanye yang terlalu dekat dengan langit-langit," kata Pilloud, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (3/1/2026).

Pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti awal dari tempat kejadian untuk mengungkap asal mula kebakaran.

Menurut Pilloud, penyidik telah memeriksa dua manajer bar berkebangsaan Prancis serta korban selamat dari peristiwa mengerikan tersebut.

Selain itu para penyelidik juga mendalami apakah pemasangan busa di langit-langit ruangan bar tersebut sudah sesuai dengan aturan atau tidak.

"Sangat penting agar kita tidak membuat asumsi apa pun, biarkan kami melakukan tugas kami," ujarnya.

Soal kembang api yang digunakan saat pesta, Pilloud menjelaskan benda itu seperti lilin ulang tahun yang bisa memancarkan api dan dapat diperoleh secara umum.

"Kita semua bisa (dengan mudah) mendapatkannya," tuturnya, seraya menambahkan penyelidikan juga dilakukan apakah penggunaan kembang api di ruang tertutup aman atau tidak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut