Insiden Baku Tembak di Perbatasan, PM Israel: Hizbullah sedang "Bermain Api" dengan Kami

Arif Budiwinarto · Selasa, 28 Juli 2020 - 04:12:00 WIB
Insiden Baku Tembak di Perbatasan, PM Israel: Hizbullah sedang "Bermain Api" dengan Kami
Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu (foto: AFP)

JERUSSALEM, iNews.id - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netnyahu, menuding milisi Hizbullah sebagai pihak paling bertanggung jawab atas insiden di perbatasan awal pekan ini.

Ketegangan meningkat sepanjang perbatasan Israel dengan Suriah dan Libanon sejak pekan kemarin. Senin (27/7/2020) waktu setempat, militer Israel yang berjaga di perbatasan terlibat baku tembak dengan kelompok bersenjata yang berusaha memasuki wilayah Israel. Laporan menyebut tidak ada korban tewas dalam insiden tersebut.

Setelah milisi Shiite asal Lebanon membantah keterlibatan mereka dalam insiden tersebut, Pemerintah Israel mengarahkan tuduhan pada milisi bersenjata Hizbullah.

Serangan tersebut memicu kemarahan PM Benjamin Netanyahu. Dia berjanji, Hizbullah akan menerima konsekuensi lebih mematikan atas sejumlah serangan yang mereka pernah lakukan.

"Hizbullah tengah bermain api dan respons kami akan sangat kuat," kata Netanyahu dikutip dari AFP, Selasa (28/7/2020) dini hari WIB.

Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah pada 2019 bersumpah, kelompoknya akan membalas setiap anggotanya di Sudiah yang dibunuh Israel. Pernyataan itu dia sampaikan setelah dua anggotanya terbunuh di Damaskus pada Agustus tahun lalu.

Sejak itu, militer Israel sejak itu meningkatkan kekuatan pasukan di perbatasan utara.

Israel meningkatkan serangan terhadap Suriah dalam beberapa bulan terakhir, bertujuan mengusir kepentingan Iran di negara itu yang dianggap sebagai ancaman. Sumber intelijen Barat menyebut serangan itu sebagai perang bayangan dan telah mendapat restu dari Amerika Serikat.

Sementara itu Hizbullah yang juga didukung Iran mengerahkan pejuang ke Suriah untuk mendukung rezim Presiden Bashar Al Assad.

Editor : Arif Budiwinarto