Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Terus Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Giliran Yordania Dihantam Rudal
Advertisement . Scroll to see content

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Seluruh Negara Timur Tengah

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:52:00 WIB
Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Seluruh Negara Timur Tengah
Iran mengancam akan memperluas serangan ke pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di seluruh kawasan Timur Tengah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran mengancam akan memperluas serangan ke pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di seluruh kawasan Timur Tengah jika Washington kembali melancarkan agresi. Ancaman itu disampaikan setelah Teheran menggempur sejumlah pangkalan AS, termasuk di Bahrain dan Kuwait, sebagai aksi balasan atas serangan militer AS.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan, pembalasan berikutnya tidak hanya akan menyasar Bahrain dan Kuwait, tetapi juga dapat meluas ke pangkalan militer AS di Uni Emirat Arab hingga Arab Saudi apabila AS kembali menyerang wilayah Iran.

Iran pada Kamis (9/7/2026) melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania. IRGC mengumumkan telah menargetkan infrastruktur serta fasilitas militer AS di empat negara tersebut sebagai respons atas serangan Washington terhadap wilayah Iran.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, IRIB, IRGC menuduh AS telah melanggar komitmen dengan menyerang sejumlah provinsi di pesisir selatan Iran.

"Jika mereka mengulangi agresi, pembalasan keras kami akan diperluas ke pangkalan-pangkalan AS lain di kawasan," demikian pernyataan IRGC.

IRGC juga menegaskan akan membalas setiap serangan AS dengan respons yang lebih keras dan lebih luas.

Menurut pernyataan tersebut, gelombang pertama serangan balasan menyasar infrastruktur dan fasilitas utama AS di pangkalan Arifjan dan Ali Al Salem di Kuwait, serta Jafair dan Sheikh Isa di Bahrain.

Sebelumnya, Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan pasukannya telah melancarkan serangan terhadap Iran pada Rabu (8/7/2026) malam. Washington menyebut operasi itu bertujuan melemahkan kemampuan militer Iran yang dinilai mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Ketegangan terbaru ini meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah, terutama jika aksi saling serang antara AS dan Iran terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak negara di kawasan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut