Iran: AS Tak Berhak Serang Kami dengan Alasan Demonstrasi Rusuh
Mohajerani menegaskan militer negaranya berada dalam kondisi siap tempur penuh untuk menghadapi segala skenario perang, baik dari AS maupun Israel.
“Di tengah ancaman ini, kami mendengar genderang perang berdentum di media asing. Ini bukan pertama kalinya kami menghadapi ancaman seperti itu. Kami sebelumnya telah mengalami perang multi-fase,” ujarnya.
Dia memperingatkan, setiap serangan terhadap Iran akan langsung dibalas secara cepat dan menyeluruh. Teheran tidak akan tinggal diam jika kedaulatan negara dilanggar.
Kekhawatiran akan potensi serangan terbaru AS terhadap Iran semakin menguat, terutama setelah insiden pada 22 Juni 2025. Pemerintah AS menyatakan semua opsi, termasuk operasi militer, terhadap Iran tetap terbuka.
Namun bagi Teheran, satu hal ditegaskan: gejolak internal Iran bukan alasan yang sah bagi pihak luar untuk melancarkan serangan militer terhadap negara tersebut.
Editor: Anton Suhartono