Iran Bantah Trump: Tak Ada Negosiasi dengan AS!
Jalur perairan strategis bagi pasokan energi dunia merupakan titik permasalahan utama dalam upaya mengakhiri perang kedua negara. Iran menghalangi kapal-kapal yang mencoba melewati koridor perdagangan penting tersebut, dengan menembaki kapal-kapal komersial.
Sebelum perang pecah pada 28 Februari, jalur pelayaran melalui Selat Hormuz bebas dilalui. Namun kini Iran bersikeras untuk mempertahankan kendali hingga mengenakan biaya, sistem yang ditolak AS.
Iran menolak untuk mengizinkan kapal-kapal melewati jalur selain jalur yang mengikuti garis pantai Iran.
Baghaei sebelumnya mengatakan, Iran nyaris mencapai kesepakatan dengan Oman untuk mengelola Selat Hormuz. Seperti diketahui, Oman memegang kendali Selat Hormuz di sisi berseberangan dengan Iran.
“Sekarang kita akan mencapai kesepahaman tentang jalur yang dapat diterima oleh kedua pihak, bukan jalur utara maupun selatan, melainkan jalur yang menghormati hak kedaulatan kedua pihak dan melindungi kepentingan dan keamanan nasional kita,” ujarnya.
Namun dia menegaskan, kesepakatan dengan Oman bukan berarti Selat Hormuz dibuka kembali dengan bebas.
Editor: Anton Suhartono