Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertama Kali, AS Gunakan Rudal Jarak Jauh PrSM dalam Perang Melawan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Iran Dituding Pakai Akun Medsos Perempuan Cantik untuk Jebak dan Culik Warga Israel

Selasa, 13 April 2021 - 14:30:00 WIB
Iran Dituding Pakai Akun Medsos Perempuan Cantik untuk Jebak dan Culik Warga Israel
Ilustrasi media sosial. (Foto: Ist.)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.id – Dinas Intelijen Internasional Israel, Mossad, melalui laporannya menyebut agen intelijen Iran menggunakan akun media sosial palsu untuk memikat warga Israel di luar negeri. Tujuan akhirnya adalah untuk menculik bahkan melukai mereka.

“Metode yang mereka gunakan yakni membuat profil palsu di media sosial agar bisa berhubungan dengan orang Israel yang biasanya merupakan pelaku bisnis internasional, atau warga yang sering bepergian ke luar negeri,” ungkap badan keamanan dalam negeri Israel, Shin Bet, dan laporan intelijen, dikutip Alarabiyah, Selasa (13/4/2021).

Menurut laporan Mossad, akun media sosial palsu itu biasanya adalah profil perempuan cantik namun fiktif yang mengaku-ngaku berkecimpung di industri pariwisata dan bisnis lainnya. Mossad mengklaim agen intelijen Iran memikat warga Israel dengan dalih “romantis” dan “komersial”.

Mossad juga mengatakan, jenis jebakan tersebut biasa dilakukan Iran di negara-negara yang memiliki hubungan dengan Israel seperti negara-negara Arab, Turki, negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), dan negara-negara di Kaukasus, Afrika, dan Eropa.

Shin Bet bulan lalu telah menyarankan agar wisatawan Israel tidak melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Georgia, Azerbaijan, Turki, Mesir, Yordania, dan Wilayah Kurdi di Irak. Badan itu beralasan, ada ancaman dari Iran untuk menyerang orang Israel di luar negeri.

“Ini adalah pola yang mirip dengan yang dilakukan oleh Iran di masa lalu terhadap lawan rezim di Eropa. Sekarang, Iran melakukannya terhadap warga Israel,” kata Shin Bet.

Seorang pejabat Israel mengatakan, terdapat satu kasus di mana warga negaranya pergi ke luar negeri untuk melakukan pertemuan setelah berhubungan dengan akun media sosial yang mencurigakan. Orang itu akhirnya diperingatkan oleh intelijen Israel dan kembali pulang.

Ketegangan antara Iran dan Israel semakin meningkat selama beberapa pekan terakhir. Seperti Senin kemarin, Iran menuding Israel sebagai dalang atas insiden sabotase di fasilitas nuklir utamanya, Natanz. Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, berjanji akan membalas dendam sabotase tersebut.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut