Iran Gelar Latihan Perang, Serang Kapal Induk Tiruan AS USS Nimitz Pakai Rudal

Anton Suhartono ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 07:39 WIB
Iran Gelar Latihan Perang, Serang Kapal Induk Tiruan AS USS Nimitz Pakai Rudal

Pasukan Garda Revolusi Iran menyerang kapal induk tiruan USS Nimitz di Selat Hormuz dalam latihan perang Great Prophet (Foto: Sepahnews via AP)

DUBAI, iNews.id - Pasukan Garda Revolusi Iran menggelar latihan perang di Selat Hormuz dengan menyimulasikan serangan terhadap kapal induk tiruan Amerika Serikat (AS), USS Nimitz.

Kapal induk yang berukuran di bawah aslinya itu ditarik dari pelabuhan Bandar Abbas beberapa hari lalu untuk dijadikan target dalam latihan perang bernama 'Great Prophet 14'.

Dikutip dari Associated Press, Rabu (29/7/2020), pasukan Garda Revolusi meluncurkan rudal ke arah kapal induk tiruan tersebut. Bukan hanya itu, mereka menyimulasikan pertempuran jarak dekat dengan melepaskan rentetan tembakan dari sekeliling kapal.

Dalam rekaman yang ditayangkan stasiun televisi Selasa (28/7/2020), pasukan elite Garda Revolusi turun dari helikopter ke kapal induk tiruan untuk merebutnya.

Gambar juga menunjukkan berbagai rudal ditembakkan dari kapal cepat, truk, kendaraan peluncur, serta helikopter, beberapa di antaranya menargetkan kapal induk.

Pada satu bagian, seorang komandan mengatakan operasi itu merupakan bagian dari tanggung jawab pasukan kepada pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta menembakkan rudal balistik jarak jauh.

Selain menyasar kapal induk tiruan, pasukan Garda Revolusi juga menyerang pangkalan militer AS yang juga tiruan, dibuat di Bandar Abbas.

Berbagai serangan darat dan udara dilancarkan ke pengkalan tersebut. Rudal-rudal anti-pesawat juga ditembakkan untuk merontokkan target drone milik AS.

"Kebijakan kami untuk melindungi kepentingan vital negara tercinta Iran bersifat defensif, dalam arti kami tidak akan menyerang negara mana pun sejak awal, tapi kami benar-benar agresif dalam taktik dan operasi," kata pemimpin Garda Revolusi, Hossein Salami.

Gambar satelit hitam putih yang diambil pada Selasa oleh perusahaan teknologi yang berbasis di Colorado, AS, Maxar Technologies, menunjukkan kerusakan pada kapal induk tiruan serta beberapa jet tempur palsu di atasnya.

Sementara itu selama latihan perang berlangsung, pasukan AS yang ditugaskan di Timur Tengah, yakni di Pangkalan Udara Al Dhafra, Abu Dhabi, serta pangkalan Al Udeid, Uni Emirat Arab, bersiaga. Tembakan rudal balistik pasukan Garda Revousi saat latihan mengharuskan pasukan AS untuk meningkatkan kewaspadaan. Bahkan tentara AS mencari perlindungan begitu rudal meluncur.

"Insiden itu berlangsung selama beberapa menit dan semua dinyatakan aman setelah ancaman berlalu," kata juru bicara pusat komando AS, Beth Riordan.

Kedua pangkalan itu hanya berjarak ratusan kilometer dari lokasi kapal induk tiruan dan sepertinya berada dalam jangkauan rudal.

Kapal induk tiruan yang digunakan sebagai target latihan perang menyerupai USS Nimitz yang secara rutin berlayar ke Teluk Persia dari Selat Hormuz. USS Nimitz baru saja memasuki perairan Timur Tengah pada akhir pekan lalu dari Samudra Hindia, kemungkinan akan menggantikan USS Dwight D Eisenhower yang berlayar di Laut Arab.

Latihan perang Great Prophet 14 masih akan berlangsung pada Rabu.

Editor : Anton Suhartono