Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dubes Iran: Perpecahan Sunni-Syiah Dikondisikan Zionis, Supaya Muslim Tercerai-berai
Advertisement . Scroll to see content

Iran Pantau Ketat Pergerakan Pasukan AS, Siap Hadapi Serangan Darat

Kamis, 02 April 2026 - 22:23:00 WIB
Iran Pantau Ketat Pergerakan Pasukan AS, Siap Hadapi Serangan Darat
Militer Iran terus memantau ketat pergerakan pasukan AS di kawasan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi serangan darat (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

DUBAI, iNews.id - Militer Iran terus memantau ketat setiap pergerakan pasukan Amerika Serikat (AS) di kawasan, sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi serangan darat. 

Komando operasional Iran disebut mampu melacak pergerakan musuh dengan akurat dan real time, termasuk pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan.

Panglima Angkatan Darat Iran Amir Hatami, seperti dikutip dari siaran stasiun televisi pemerintah, mengatakan pihaknya bersiaga penuh menghadapi segala kemungkinan, termasuk invasi darat. 

Hatami menambahkan militer Iran siap menghadapi berbagai metode serangan yang mungkin dilancarkan AS, baik dari udara, laut, maupun darat. Pernyataan ini mempertegas sikap Teheran yang tidak akan mundur menghadapi tekanan militer.

Dia juga menegaskan tidak ada satu pun pasukan musuh yang akan selamat jika mencoba memasuki wilayah Iran.

“Tidak ada pasukan musuh yang bisa selamat jika mereka berusaha melakukan operasi darat,” katanya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (2/4/2026).

Media pemerintah Iran sebelumnya menayangkan rekaman video memperlihatkan Hatami bersama sejumlah komandan Angkatan Darat lain melakukan rapat koordinasi melalui sambungan video dengan jajaran militer di berbagai wilayah.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa perang melawan Iran hampir mencapai tahap akhir dan bisa berakhir dalam beberapa pekan ke depan. Meski demikian, dia menegaskan operasi militer akan terus berlanjut hingga seluruh target tercapai.

Trump juga membuka kemungkinan serangan lanjutan dengan menyasar infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik dan fasilitas energi.

Di sisi lain, peningkatan kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah memicu spekulasi bahwa Washington tengah mempersiapkan skenario serangan darat. Kondisi ini membuat Iran meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem pertahanan di berbagai lini.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut