Trump Sebut AS Tak Butuh Minyak Iran
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan negaranya tidak membutuhkan minyak dari Iran, bahkan di tengah konflik yang masih berlangsung. Dia menyebut hampir tidak ada ketergantungan energi AS terhadap jalur strategis Selat Hormuz.
“(Kita) Tidak akan mengambil minyak apa pun di masa mendatang. Kita tidak membutuhkannya. Kita tidak pernah membutuhkannya,” ujar Trump, dalam pidatonya membahas operasi militer Epic Fury di Gedung Putih, Rabu (1/4/2026) malam waktu setempat.
Trump juga menekankan potensi pemblokadean Selat Hormuz oleh Iran tidak akan berdampak signifikan terhadap pasokan energi AS. Menurut dia, negara-negara lain yang bergantung pada jalur tersebut justru harus bertanggung jawab menjaga keamanannya.
“Negara-negara di dunia yang menerima minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur tersebut. Mereka harus merebut dan menghargainya,” katanya.
Israel Khawatir AS Berdamai dengan Iran, Desak Lanjutkan Perang
Dalam pidato yang sama, Trump menyampaikan perang melawan Iran yang dilancarkan bersama Israel sejak 28 Februari hampir mencapai tujuan akhirnya. Target strategis utama militer AS sudah hampir sepenuhnya terpenuhi.
“Malam ini, saya dengan senang hati menyampaikan, tujuan strategis inti ini hampir selesai,” ujarnya.
Iran Bantah Minta Gencatan Senjata: Perang Berlanjut sampai AS Bayar Ganti Rugi!
Trump memperkirakan konflik tersebut bisa berakhir dalam waktu 2 hingga 3 minggu ke depan, seiring kemajuan signifikan yang diklaim telah dicapai oleh militer AS selama sekitar satu bulan pertempuran.