Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Eksekusi Mati Pria Pemerkosa 2 Perempuan di Depan Umum
Advertisement . Scroll to see content

Iran Sebut Kapal Tanker Baru yang Disita Berasal dari Irak

Senin, 05 Agustus 2019 - 12:36:00 WIB
Iran Sebut Kapal Tanker Baru yang Disita Berasal dari Irak
Ilustrasi kapal tanker di Teluk. (FOTO: Anadolu Agency)
Advertisement . Scroll to see content
TEHERAN, iNews.id - Korps Garda Pengawal Revolusi Islam (IRGC) menyita kapal tanker minyak di Teluk, Minggu (4/8/2019). Iran menyebut kapal itu adalah milik Irak.
Dilaporkan Anadolu, Senin (5/8/2019), Iran menyatakan kapal itu disita karena diduga menyelundupkan minyak ke negara-negara Teluk.
Sebelumnya, IRGC menyatakan sebuah kapal tanker minyak asing disita di Teluk Persia setelah berusaha menyelundupkan 700.000 liter minyak ke negara-negara Teluk. Tujuh kru asing ditangkap dalam operasi itu.
Kapal tanker minyak kemudian dipindahkan ke Bushehr untuk menjalani prosedur hukum.
Pada Juli, Iran menyita sebuah kapal tanker berbendera Inggris di Selat Hormuz yang strategis, sebagai pembalasan atas penyitaan sebuah kapal mereka di Gibraltar, wilayah luar negeri Inggris.
Sejak saat itu, terjadi eskalasi ketegangan di wilayah tersebut.
Kapal-kapal diserang, drone ditembak jatuh, dan tanker minyak disita sejak Mei, tepatnya setahun setelah AS menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia. AS lalu mulai menerapkan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran.
Pada puncak ketegangan, Presiden AS Donald Trump membatalkan serangan udara terhadap Iran di menit-menit terakhir pada Juni, setelah pasukan republik Islam menembak jatuh sebuah drone AS.
Penyitaan tanker terbaru ini menjadi yang ketiga oleh Iran dalam waktu kurang dari sebulan di perairan Teluk, jalur bagi sebagian besar pengiriman minyak mentah dunia.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut