Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Dilaporkan Akan Tutup Konsulat Jenderal di Medan
Advertisement . Scroll to see content

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

Selasa, 04 Agustus 2026 - 17:15:00 WIB
Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah
Iran menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik krisis perbatasan yang mengguncang Spanyol (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran menuding Amerika Serikat (AS) dan Israel berada di balik krisis perbatasan yang mengguncang Spanyol. Teheran menyebut gelombang puluhan ribu imigran dari Maroko ke wilayah Ceuta sengaja diorganisasi sebagai bentuk hukuman terhadap Madrid karena dinilai menentang kebijakan AS dan Israel dalam konflik Timur Tengah.

Menurut Iran, Spanyol menjadi sasaran karena berselisih dengan AS dan Israel terkait perang Gaza serta serangan terhadap Iran. Teheran bahkan menilai krisis tersebut merupakan upaya untuk menggoyahkan stabilitas Spanyol sekaligus memberi keuntungan politik bagi kelompok sayap kanan ekstrem di Eropa.

Kedutaan Besar Iran untuk Kenya menuduh AS dan Israel mengatur penyeberangan massal imigran dari Maroko ke Ceuta. Operasi itu, menurut Iran, dikoordinasikan bersama otoritas negara tetangga sebagai bagian dari strategi untuk menekan negara-negara yang berani menentang kebijakan Washington dan Tel Aviv.

Sekitar 60.000 imigran, sebagian besar berasal dari Maroko, nekat memasuki wilayah Ceuta, Spanyol, sejak Kamis hingga Sabtu pekan lalu. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 70 persen populasi Ceuta.

Sebagian besar imigran menyeberangi perbatasan dengan berenang melalui laut. Lonjakan kedatangan secara tiba-tiba membuat otoritas Ceuta kewalahan dalam menangani situasi di lapangan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut