Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ancam Putus 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz, Iran: Target Baru!
Advertisement . Scroll to see content

Iran Tawarkan Diri Jadi Juru Damai, Yaman Sentil Teheran: Anda Pemicu Perang!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51:00 WIB
Iran Tawarkan Diri Jadi Juru Damai, Yaman Sentil Teheran: Anda Pemicu Perang!
Pemerintah Yaman menolak tawaran Iran untuk menjadi mediator konflik dengan kelompok Houthi yang didukung Teheran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ADEN, iNews.id - Pemerintah Yaman menolak tawaran Iran untuk menjadi mediator konflik dengan kelompok Houthi yang didukung Teheran. Menteri Luar Negeri (Menlu) Yaman Afrah Al Zouba justru menuding Iran sebagai pihak yang memicu perang di negaranya dengan mempersenjatai dan membiayai milisi Houthi.

Penolakan itu muncul setelah Menlu Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya siap membantu mengakhiri konflik Yaman jika diminta. Araghchi menyampaikan tawaran tersebut kepada Menlu Mesir Badr Abdelatty di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Baghdad, Irak.

Al Zouba menilai Iran tidak memiliki kredibilitas untuk menjadi penengah dalam konflik yang menurutnya turut dipicu oleh dukungan Teheran terhadap Houthi. Dia juga menuduh Iran memanfaatkan Yaman sebagai alat tawar-menawar dalam persaingan dan konflik di kawasan.

Dalam pernyataan di akun media sosial X bertajuk “Rezim Teheran adalah Pihak dalam Perang terhadap Rakyat Yaman, Bukan Mediator”, Al Zouba mempertanyakan maksud tawaran mediasi Iran.

“Ketika menteri luar negeri Iran dan para pejabatnya menawarkan 'mediasi' di Yaman, mereka menawarkan mediasi atas perang yang dipicu oleh kudeta milisi teroris Houthi dengan dukungan rezim mereka,” kata Al Zouba, seperti dilaporkan Anadolu, Rabu (21/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut