Iran Terus Gaungkan ke Dunia Bakal Serang Israel: Demi Kedaulatan Negara!
TEHERAN, iNews.id - Misi-misi diplomatik Iran terus menyampaikan kepada dunia mengenai rencana militernya menyerang Israel. Serangan itu dilakukan sebagai bentuk pembelaan atas pelanggaran kedaulatan oleh Israel.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Ali Bagheri Kani menegaskan kembali sikap pemerintahnya dalam percakapan telepon dengan mitranya dari Belgia Hadja Lahbib, Minggu (11/8/2024).
Menurut Kani, sebagaimana dikutip kantor berita pemerintah, pembalasan Iran diperlukan guna menjaga keamanan nasional, integritas teritorial, dan kedaulatan negara.
Diplomat tertinggi Iran itu menambahkan, Israel juga telah melanggar stabilitas dan keamanan di Asia Barat dengan menargetkan sekolah di Gaza. Sekolah itu menampung para pengungsi yang telantar lantaran rumah mereka hancur dalam perang.
Iran Tegaskan Serang Israel Tinggal Menunggu Waktu yang Tepat
Sedikitnya 100 warga tewas dalam serangan brutal dan sadis tersebut. Komunitas interasional, terutama negara-negara Muslim, menilai serangan Zionis yang berlangsung saat mereka sedang melaksanakan Saat Subuh itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.
"Membunuh orang-orang tak berdosa yang sedang beribadah di sana, menyerang daerah permukiman di Beirut, dan secara pengecut membunuh pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran," kata Kani, seperti dilaporkan kembali Al Jazeera.
Iran Pamer Rudal Jelajah Terbaru Berhulu Ledak Tinggi, Siap Perang Lawan Israel?
Sementara itu Lahbib mengatakan, mengungkapkan kekhawatiran terdalam mengenai risiko dari meningkatnya eskalasi di Timur Tengah. Dia meminta Iran serta pihak-pihak bertikai lainnya untuk bisa menahan diri.
"Meminta Iran, sebagaimana semua pemain di kawasan, untuk sepenuhnya menahan diri," ujarnya.
Sebelumnya misi diplomatik Iran di markas PBB New York, Amerika Serikat, juga mengulangi rencana militernya menyerang Israel. Iran akan membalas karena Israel menyerang dengan cara melanggar kedaulatan wilayah.
Meski demikian, Iran berharap serangan pembalasan itu tak memengaruhi proses pembicaraan gencatan senjata di Jalur Gaza yang akan digelar kembali.
"Kami berharap respons kami akan tepat waktu dan dilakukan dengan cara yang tidak merugikan potensi gencatan senjata," bunyi pernyataan misi Iran di PBB.
Editor: Anton Suhartono