Iran Tolak Ikut KTT Perdamaian Gaza
TEHERAN, iNews.id - Iran tak akan mengirim delegasi ke KTT perdamaian Gaza yang berlangsung di Kota Sharm El Sheikh, Mesir, Senin (13/10/2025). Sebelumnya Mesir mengundang Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk hadir di KTT yang juga diikuti Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan, Presiden maupun dirinya tidak akan hadir dalam KTT tersebut. Dia menjelaskan alasan ketidakhadiran delegasi Iran, yakni tak sudi duduk dalam pertemuan yang juga diikuti musuh-musuh negara.
Selain Trump, KTT juga diikuti para pemimpin negara Eropa yang menjatuhkan sanksi kepada Iran terkait program nuklirnya, yakni Prancis, Jerman, dan Inggris.
"Iran berterima kasih atas undangan Presiden (Mesir Abdel Fattah) El Sisi untuk menghadiri KTT Sharm El Sheikh. Meski mendukung upaya diplomatik, baik Presiden Pezeshkian maupun saya tidak bisa berunding dengan rekan-rekan yang telah menyerang Rakyat Iran dan terus mengancam serta menjatuhkan sanksi kepada kami," ujar Araghchi, di media sosial X.
Sebelumnya, kantor Sisi mengumumkan bahwa KTT digelar untuk menandai berakhirnya perang di Gaza. Mesir mengundang lebih dari 20 kapala negara/pemerintahan dan pemimpin lembaga internasional untuk mengikuti KTT perdamaian Gaza. Pertemuan digelar di Sharm El Sheikh, kota yang juga menjadi tempat ditandatanganinya perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Di antara pemimpin dunia yang diundang berasal dari negara-negara Arab dan Muslim serta Eropa. Presiden RI Prabowo Subianto termasuk yang diundang.