Iran Tuduh AS dan Israel di Balik Eksodus 60.000 Imigran Maroko ke Spanyol
Mereka juga menyebut krisis tersebut sebagai hadiah bagi kelompok sayap kanan ekstrem Eropa, sebaliknya hukuman untuk negara-negara yang berani menantang AS dan Israel.
"Kekaisaran (AS) tidak pernah menoleransi pembangkangan,” bunyi pernyataan, seperti dikutip dari RT, Selasa (4/8/2026).
Sejauh ini belum ada komentar dari AS maupun Israel terkait pernyataan Iran tersebut. Namun Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon mengecam penanganan krisis oleh Spanyol.
Otoritas Ceuta mengakui kewalahan oleh lonjakan imigran secara mendadak tersebut.
Krisis perbatasan Maroko-Spanyol telah merenggut setidaknya 86 nyawa dan ada kemungkinan terus meningkat. Sebagian korban tewas akibat tenggelam di laut atau terinjak-injak saat menyerbu pos pemeriksaan perbatasan.
Editor: Anton Suhartono