Iran Tunjuk Esmail Qaani sebagai Komandan Pasukan Elite yang Baru Gantikan Soleimani
Soleimani tewas bersama pejabat militer Irak setelah rombongannya dihantam roket AS di bandara Baghdad. Serangan terhadap Soleimani diperintah langsung oleh Presiden AS Donald Trump.
Departemen Pertahanan AS mengungkap, pembunuhan Soleimani dilakukan demi melindungi personel AS yang bertugas di Timur Tengah.
"Jenderal Qasem Soleimani meninggal sebagai tindakan defensif untuk melindungi personel AS di luar negeri," demikian pernyataan Pentagon.
Soleimani merupakan salah satu tokoh populer di Iran dan dipandang sebagai musuh mematikan bagi AS dan sekutunya. Sebaliknya, di dalam negeri dia dielu-elukan sebagai pahlawan.
Hal ini karena dia memimpin Pasukan Quds, unit di bawah Pasukan Garda Revolusi, yang bertugas menjalankan misi luar negeri. Soleimani sudah memimpin Pasukan Quds sejak sebelum AS menginvasi Afghanistan pada 2001.