Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Santri Nasional, Pemerintah Amanatkan Santri untuk Terus Mengabdi bagi Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Isi Pidato Berbahasa Jawa Anggota DPR Malaysia, Singgung Kerugian akibat Karhutla Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:45:00 WIB
Isi Pidato Berbahasa Jawa Anggota DPR Malaysia, Singgung Kerugian akibat Karhutla Indonesia
Kalam Salan menyinggung kabut asap akibat karhutla di Indonesia dalam pidatonya menggunakan bahasa Jawa di Dewan Rakyat (Foto: NST)
Advertisement . Scroll to see content

Dia juga mengusulkan lima langkah untuk memperkuat penanganan masalah tersebut. Di antaranya penegakan hukum bersama yang lebih kuat, sistem peringatan dini regional dengan pemantauan satelit dan data titik api secara real-time, serta pembentukan tim tanggap darurat regional.

Tim tersebut diharapkan bisa bergerak memadamkan kebakaran sebelum asap menyebar melintasi perbatasan negara.

Kabut Asap Ganggu Kesehatan hingga Ekonomi

Kalam turut mengingatkan dampak kabut asap terhadap kesehatan warga Malaysia. Keluhan yang disorotnya meliputi kesulitan bernapas, tenggorokan gatal, batuk, hingga kasus asma.

Dampaknya, menurut dia, tidak hanya dirasakan di sektor kesehatan. Kabut asap juga menyebabkan sekolah-sekolah ditutup, memengaruhi pariwisata, serta mengganggu operasional perkebunan.

Pekerja asal Indonesia yang bekerja di sektor perkebunan Malaysia juga ikut terdampak. Gangguan terhadap kegiatan kerja dapat memengaruhi upah mereka, sehingga mengurangi kemampuan untuk mengirim uang kepada keluarga di Indonesia.

Melalui pidatonya, Kalam menekankan pentingnya langkah konkret dan kerja sama lintas negara agar persoalan kabut asap tidak terus berulang. Dia berharap masyarakat Malaysia dan Indonesia dapat menikmati udara bersih tanpa harus menghadapi dampak kebakaran hutan setiap tahun.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut