Israel Ambil Alih Lahan di Tepi Barat Palestina untuk Dijadikan Cagar Alam

Anton Suhartono ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 17:36 WIB
Israel Ambil Alih Lahan di Tepi Barat Palestina untuk Dijadikan Cagar Alam

Israel mengambil alih lahan Palestina di Tepi Barat untuk dijadikan cagar alam (Foto: AFP)

RAMALLAH, iNews.id - Israel mengambil alih lahan di Tepi Barat, Palestina, untuk digunakan sebagai cagar alam. Langkah itu dikecam keras oleh Palestina.

Kementerian Luar Negeri Palestina, dikutip dari Xinhua, Kamis (16/1/2020), menyatakan, langkah tersebut merupakan upaya untuk merampas dan mengambil alih wilayah-wilayah luas di Tepi Barat.

Kementerian mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil langkah untuk mengimplementasikan Resolusi PBB Nomor 2334.

Resolusi yang diadopsi pada 2016 itu berisi, pembangunan permukiman di wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak 1967, termasuk Yerusalem Timur, tidak memiliki validitas hukum.

Kementerian Pertahanan Israel pada Rabu (15/1/2020) menyetujui rencana pembangunan tujuh cagar alam baru di Area C Tepi Barat. Rencana itu termasuk perluasan 12 cagar alam yang sudah ada, sepekan setelah Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett mengumumkan kampanye untuk memberlakukan kontrol atas area tersebut.

Menurut Kementerian Pertahanan Israel, ini merupakan persetujuan pertama untuk pembangunan cagar alam Israel di Area C Tepi Barat sejak Perjanjian Oslo.

Area C mencakup 60 persen lebih wilayah Tepi Barat yang luasnya 5.655 kilometer persegi.

Berdasarkan Perjanjian Oslo yang diteken Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan pemerintah Israel pada 1990-an, Tepi Barat terbagi atas tiga area, yakni Area A di bawah kendali Palestina, Area B di bawah kendali Palestina dan keamanan Israel, mencakup sekitar 22 persen dari wilayah Tepi Barat, serta Area C berada di bawah kendali penuh Israel.


Editor : Anton Suhartono