Israel Bombardir Gaza Acuhkan Trump, Warga Palestina Sebut Perdamaian Hanya Ilusi
Di Gaza Tengah, pasangan suami istri Kamal Abu Muailiq (68) dan Huda (59) juga tewas setelah helikopter Israel menyerang rumah mereka di kawasan Al Mashaala. Sementara itu, dua warga lainnya kehilangan nyawa akibat serangan udara yang menghantam sebuah sepeda motor di wilayah yang sama.
Di Kota Gaza, serangan Israel ke tenda pengungsi menewaskan dua warga, termasuk seorang anak, serta melukai delapan orang lainnya. Serangan berikutnya menghantam apartemen di Menara Al Sousi dan menewaskan Abdullah Abu Taif (33), istrinya Abeer Anan (29), putra mereka Azzam (5), serta janin yang dikandung sang ibu.
Di Gaza Utara, seorang warga tewas akibat tembakan langsung pasukan Israel di kamp pengungsi Jabalia. Empat warga lainnya juga dilaporkan tewas ketika drone Israel membombardir sebuah mobil di Kota Gaza.
Gencatan senjata fase pertama sebenarnya telah berlaku sejak 10 Oktober 2025. Namun Israel melanggar perjanjian itu ribuan kali melalui serangan hampir setiap hari, penangkapan, dan operasi militer yang terus berlangsung. Pelanggaran itu disebut telah menewaskan 1.230 warga Gaza dan melukai 4.076 lainnya sejak gencatan senjata diberlakukan.
Editor: Anton Suhartono