Israel dan AS Gelar Latihan Perang Libatkan Jet-Jet Tempur, Simulasikan Serang Nuklir Iran

Anton Suhartono ยท Rabu, 30 November 2022 - 10:21:00 WIB
Israel dan AS Gelar Latihan Perang Libatkan Jet-Jet Tempur, Simulasikan Serang Nuklir Iran
Israel dan AS menggelar latihan perang simulasikan serangan fasilitas nuklir Iran (Foto: US Air Force)

MOSKOW, iNews.id - Israel menggelar latihan gabungan bersama Amerika Serikat (AS) guna menghancurkan nuklir Iran. Latihan yang digelar mulai 29 November hingga 1 Desember 2022 tersebut menjadi salah satu yang terbesar dilakukan Israel.

Jet-jet tempur Angkatan Udara (AU) Israel dan AS menyimulasikan serangan terhadap infrastruktur fasilitas prgram nuklir Iran dalam latihan yang digelar di Laut Mediterania itu.

“Israel punya kemampuan untuk beraksi di Iran. Kami memiliki kesiapan, kemampuan yang berkembang, serta mengelola rencana jangka panjang. Kita perlu bersiap untuk kemungkinan ini dan kita juga perlu mempertimbangkan masalah ini dengan sangat hati-hati sebelum melakukannya," kata Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz, dikutip dari Sputnik.

Pejabat Israel lain sebelumnya menepis akan menyerang Iran.

Perjanjian nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) yang diteken 2015 tak berjalan efektif. Kesepakatan itu diteken Iran bersama lima negara, yakni Rusia, China, AS, Jerman Prancis, Inggris, serta PBB untuk bertujuan untuk mengendalikan program nuklir Negeri Para Mullah. Namun AS, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, menarik diri dari kesepakatan itu pada 2018. Sejak itu AS kembali menjatuhkan sanksi yang memukul perekonomian Iran.

Sebagai imbasnya, Iran mengurangi kewajibannya dalam memenuhi kesepakatan JCPOA dengan terus melakukan pengayaan uranium pada level yang mendekati pembuatan senjata nuklir.

Setelah kepemimpinan AS beralih ke Joe Biden, Negeri Paman Sam mencoba mengubah haluan. Pada musim panas 2022, Biden menyebut keputusan Trump yang menarik diri dari JCPOA sebagai kesalahan besar dalam geostrategi. Akibatnya Iran lebih dekat mengembangkan senjata nuklir daripada sebelumnya.

Pembicaraan guna memulihkan kembali JCPOA pun digelar di Wina, Austria, sejak April 2021. Pemerintahan Biden mengindikasikan siap mengambil keputusan sulit untuk mencapai kesepakatan.

Editor : Anton Suhartono

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda