Israel Desak AS Lancarkan Serangan Darat ke Iran tapi Ogah Kirim Pasukan
TEL AVIV, iNews.id - Media Israel mengungkap militer Zionis tidak akan terlibat langsung dalam serangan darat ke Iran, meski pemerintahnya terus mendorong Amerika Serikat (AS) untuk melancarkan operasi tersebut.
Laporan surat kabar Maariv menegaskan, Israel hanya akan memberikan dukungan jika AS memutuskan melakukan invasi darat.
“Israel telah menjelaskan, mereka tidak akan mengerahkan pasukan darat ke Iran tapi akan sangat mendukung militer AS jika Washington memutuskan untuk melakukannya,” demikian laporan Maariv, dikutip Jumat (3/4/2026).
Di sisi lain, Israel tetap mendesak Presiden AS Donald Trump agar segera melancarkan serangan darat singkat dan intensif sebelum membuka negosiasi damai dengan Iran. Dorongan ini muncul dari kekhawatiran bahwa AS akan lebih memilih jalur diplomasi sebelum menghancurkan kemampuan militer Teheran.
Iran: Setiap Pasukan AS yang Mendarat di Iran Tak Akan Selamat!
Menurut laporan tersebut, para pejabat Israel menilai peluang negosiasi terlalu dini justru akan menguntungkan Iran. Oleh karena itu, mereka mendorong langkah militer cepat yang melibatkan pasukan darat untuk memastikan target strategis tercapai.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga turut memperkuat tekanan terhadap Washington. Dia menyebut perang yang berlangsung sejak 28 Februari telah melewati setengah jalan dalam pencapaian tujuan, meski belum dari sisi waktu.
AS Sesumbar Jadikan Iran Kembali ke Zaman Batu, Gempur Habis-habisan
Dalam wawancara dengan Newsmax, Netanyahu bahkan mendesak Trump agar tidak terpengaruh oleh opini publik yang menentang kelanjutan perang.