Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Khamenei Tolak Syarat Trump soal Negosiasi Nuklir Iran
Advertisement . Scroll to see content

Israel Dukung Serang Iran jika Negosiasi Nuklir dengan AS Buntu

Rabu, 04 Februari 2026 - 19:28:00 WIB
Israel Dukung Serang Iran jika Negosiasi Nuklir dengan AS Buntu
Israel akan mendukung serangan terhadap Iran jika kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat tidak tercapai (Foto: CNBCTV)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Israel akan mendukung serangan terhadap Iran jika kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) tidak tercapai. Selain nuklir, negosiasi tersebut juga akan membahas program rudal balistik Iran. 

Pembahasan juga dilaporkan mencakup kelompok-kelompok proksi Iran di Timur Tengah, seperti Hizbullah di Lebanon an Houthi.

Portal berita AS Axios sebelumnya melaporkan, utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, akan bertemu Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi di Istanbul, Turki, pada Jumat (6/2/2026), untuk membahas program nuklir Teheran.

Sebelum pertemuan berlangsung, Witkoff berkunjung ke Israel untuk bertemu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Tampaknya, Netanyahu berusaha meyakinkan Witkoff bahwa mencapai kesepakatan terbatas dengan Iran hanya sia-sia.

"Israel menuntut AS agar kesepakatan dengan Iran mencakup penghapusan uranium yang diperkaya, penghentian pengayaan uranium, pembatasan produksi rudal balistik, dan penghentian dukungan untuk proksi (di kawasan) Jika tidak, Israel mendukung serangan untuk menggulingkan rezim," kata seorang sumber pejabat Israel kepada surat kabar Inggris, The Financial Times, dikutip Rabu (4/2/2026).

Presiden AS Donald Trump beberapa kali mengancam akan menyerang Iran jika negara itu tidak mau kembali ke meja perundingan. Trump mengatakan, armada besar sedang menuju Iran seraya berharap Teheran akan setuju untuk bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan.

Namun Iran menegaskan negosiasi hanya bisa dilakukan dalam situasi yang adil dan setara, tidak di bawah ancaman. Delegasi Iran dan AS dilaporkan akan bertemu pekan ini di Turki untuk memulai putaran baru negosiasi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut