JAKARTA, iNews.id - Israel menyerang tiga depot minyak Iran pada Sabtu (7/3/2026) malam. Serangan tersebut memicu kobaran api besar dan kepulan asap tebal yang membumbung tinggi di langit Teheran. Target serangan dilaporkan merupakan kilang serta fasilitas penyimpanan bahan bakar di ibu kota Iran tersebut.
Israel mengklaim telah menyerang sejumlah kompleks penyimpanan bahan bakar yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Iran di Teheran.
Rudal Balistik Iran Kedua Menarget Turki, Akankah NATO Aktifkan Pasal 5?
Media Iran mengutip sumber dari Kementerian Perminyakan yang menyebut tiga depot minyak di kawasan Kohak, Shahran, dan Karaj menjadi sasaran pesawat tempur Israel. Serangan tersebut memicu kebakaran besar di beberapa fasilitas energi.
Media lokal Iran juga melaporkan kilang minyak Teheran dilanda kebakaran hebat setelah terkena serangan rudal. Api terlihat membesar dan asap hitam pekat menyelimuti area di sekitar lokasi kejadian.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan secara keseluruhan akibat serangan tersebut. Ketegangan di kawasan Timur Tengah pun semakin meningkat setelah insiden tersebut terjadi.
Pada hari berikutnya, serangan kembali terjadi di wilayah lain. Drone Israel dilaporkan menyerang kawasan wisata di pinggir pantai Distrik Rausyeh, Kota Beirut, Lebanon pada Minggu (8/3/2026) pagi.
Serangan tersebut menghantam sejumlah bangunan komersial di kawasan tersebut. Salah satu bangunan yang terkena dampak adalah sebuah hotel.
Peristiwa ini semakin mempertegang situasi keamanan di Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir diwarnai eskalasi konflik antara Israel dan Iran.
Editor: Dani M Dahwilani