Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Skenario Profesor Matematika Israel Bantai dan Usir Ribuan Orang Arab
Advertisement . Scroll to see content

Israel Siaga Tinggi Jelang Peringatan 3 Tahun Serangan Hamas

Rabu, 07 Oktober 2026 - 10:33:00 WIB
Israel Siaga Tinggi Jelang Peringatan 3 Tahun Serangan Hamas
Israel dalam kondisi siaga tinggi terkait peringatan 3 tahun serangan Hamas ke negara tersebut, Rabu (7/10) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Israel dalam kondisi siaga tinggi terkait peringatan 3 tahun serangan Hamas ke negara tersebut, Rabu (7/10/2026). Serangan Hamas dan faksi perlawanan Palestina lainnya memicu perang yang berlangsung hingga saat ini.

Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, mengatakan seluruh komponen militernya dalam status siaga tinggi. Dia juga memperingatkan warga Gaza akan membayar dengan harga mahal jika ada pasukan Israel yang terluka.

Kantor Menteri Pertahanan menyatakan instruksi tersebut dikeluarkan berdasarkan informasi intelijen mengenai rencana Hamas untuk berupaya melakukan serangan dan operasi terhadap pasukan Zionis di Gaza.

"Jika, semoga Tuhan mencegah, pasukan kita terluka, pihak yang akan membayar dengan harga mahal adalah Hamas dan warga Gaza," bunyi pernyataan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dalam rapat pemerintah pada 6 Oktober, mengisyaratkan Hamas berupaya menyerang Israel menjelang pemilu pada akhir Oktober.

"Kita siap untuk ini. Pertama dan yang utama, kita akan menggagalkan upaya tersebut, dan, dalam hal apa pun, kita akan membalas dengan kekuatan luar biasa," kata Netanyahu.

Warga Israel akan memberikan suara dalam pemilu parlemen pada 27 Oktober. Netanyahu dan partainya akan bersaing ketat dengan kubu oposisi. Hasil jajak pendapat menunjukkan kubu Netanyahu kalah 1 atau 2 kursi di parlemen.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut