Israel Umumkan Perang Fase Ke-3 di Gaza, Tarik Pasukan dan Incar Pemimpin Hamas
TEL AVIV, iNews.id - Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengumumkan fase ketiga perang di Jalur Gaza, Palestina. Dia mengklaim pendekatan baru serangan yang lebih tepat sasaran di wilayah utara Gaza sambil terus memburu para pemimpin Hamas di selatan.
“Di wilayah utara Jalur Gaza, kami melakukan transisi ke pendekatan tempur baru, sesuai dengan pencapaian militer di lapangan,” bunyi pernyataan kantor menhan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/1/2024).
Disebutkan operasi tersebut mencakup penggerebekan, penghancuran terowongan, serangan udara dan darat, serta operasi pasukan khusus.
Sementara itu di bagian selatan Gaza, operasi difokuskan untuk memburu para pemimpin Hamas serta menyelamatkan sandera Israel.
Muncul Video Tentara Israel Menangis Dikepung Hamas di Gaza: Saya Tak Mau Mati!
“Ini akan berlanjut selama dianggap perlu,” bunyi pernyataan.
Setelah perang, lanjut Gallant, Hamas tidak akan lagi berkuasa di Gaza. Untuk memastikan hal itu, Israel akan memberlakukan operasi berkelanjutan.
Menlu Israel: Kita Berada di Tengah Perang Dunia III
Dia juga mengklaim tidak akan ada kehadiran warga sipil Israel. Badan-badan Palestina yang akan bertanggung jawab di Gaza.
“Penduduk Gaza adalah warga Palestina, oleh karena itu badan-badan Palestina akan bertanggung jawab dengan syarat tidak ada tindakan permusuhan atau ancaman terhadap negara Israel,” ujarnya.
Israel Bunuh Pejabat Hamas Saleh Al Arouri, Hizbullah: Tak Bisa Dimaafkan!
Pengumuman itu disampaikan bersamaan dengan pemarikan sejumlah besar pasukan Israel dari Gaza. Israel berdalih penarikan itu untuk mengembalikan ribuan personel tentara cadangan bekerja.
Meski demikian laporan di Gaza mengungkap serangan darat Israel mengalami kegagalan akibat perlawanans sengit dari para pejuang. Bahkan Hamas menyebut lebih dari 800 kendaraan Israel telah dihancurkan, termasuk tank Merkava.
Editor: Anton Suhartono