Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Advertisement . Scroll to see content

Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi

Rabu, 01 Juli 2026 - 14:00:00 WIB
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Israel mengungkap 2 skenario pecahnya perang Amerika Serikat dan Iran kembali (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, mengungkap dua skenario yang menurutnya bisa memicu kembali pecahnya perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran

Salah satu skenario terjadi jika Presiden AS Donald Trump memutuskan mengakhiri jalur diplomasi dan kembali melancarkan serangan terhadap Iran.

Peluang ini masih terbuka meski kecil, di tengah proses negosiasi AS-Iran yang masih berlangsung. Beberapa isu yang masih alot untuk disepakati adalah seputar program nuklir Iran serta Selat Hormuz. Kedua negara memiliki waktu 60 hari sampai perjanjian penghentian permusuhan dalam nota kesepahaman (MoU) berakhir, meski masih bisa diperpanjang.

Skenario kedua, lanjut Katz, apabila Iran lebih dulu menyerang Israel. Langkah tersebut akan memicu perang baru yang bisa menyeret AS lagi ke dalam konflik di kawasan Timur Tengah.

"Kedua kemungkinan itu sangat jelas. Jika Presiden Trump memutuskan negosiasi telah berakhir dan ingin melanjutkan serangan terhadap Iran, atau jika Iran menyerang Israel. Jika Iran menyerang, itu adalah perang ketiga," kata Katz, seperti dikutip Fox News, Rabu (1/7/2026).

Katz menegaskan, Israel tidak akan membiarkan setiap serangan rudal dari Iran tanpa respons. Dia mengatakan militer Israel telah diperintahkan untuk bersiap melancarkan operasi balasan dalam waktu sangat singkat.

"Arahan saya kepada IDF (Pasukan Pertahanan Israel) adalah untuk bersiap menghadapi operasi biru-putih di Iran," ujarnya.

Dia bahkan menyebut pembalasan Israel dapat dilakukan hanya dalam waktu dua hari apabila Iran meluncurkan rudal ke wilayah Israel.

Selain mengungkap skenario perang tersebut, Katz kembali melontarkan ancaman terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Dia menegaskan Khamenei tetap menjadi target Israel.

"Dia ditargetkan untuk dibunuh," kata Katz.

Pernyataan terbaru Katz menunjukkan Israel masih mempertahankan sikap keras terhadap Iran meski berbagai upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di kawasan terus dilakukan. Ancaman itu juga memperlihatkan bahwa Israel telah menyiapkan opsi militer apabila situasi kembali memanas.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut