Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Imbas Tarif Baru Donald Trump, Audi dan Jaguar Hentikan Ekspor ke Amerika
Advertisement . Scroll to see content

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

Selasa, 08 September 2026 - 15:42:00 WIB
Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya
Jaguar Land Rover akan memangkas sekitar 4.000 karyawan dalam dua tahun ke depan karena tekanan dari persaingan mobil China hingga transisi kendaraan listrik. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Tertekan Persaingan Mobil China

Di sisi lain, JLR kalah saing dalam hal penjualan dari para pesaing produsen mobil dari China. Padahal, pada awalnya perusahaan melihat China sebagai pasar untuk pertumbuhan, bukan sebagai sumber persaingan.

Selain itu, tarif yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga memberikan tekanan terhadap JLR. Berbeda dengan sejumlah pesaingnya, JLR tidak memiliki pabrik di AS.

Dalam laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada Maret, JLR mengatakan tarif AS dan serangan siber menjadi penyebab utama penurunan penjualan. Pendapatan perusahaan merosot sekitar seperlima menjadi 22,9 miliar poundsterling dari 29 miliar poundsterling dalam dua tahun sebelumnya.

Jaguar meluncurkan I-PACE, SUV listrik penuh, pada 2018. Namun, Range Rover listrik yang diumumkan pekan lalu akan menjadi peluncuran kendaraan listrik pertama JLR sejak saat itu.

Pemerintah Inggris Tolak Bailout

Juru Bicara Perdana Menteri Inggris mengatakan, pemerintah memahami bahwa keputusan tersebut menjadi masa yang penuh ketidakpastian dan kekhawatiran bagi para pekerja terdampak, keluarga mereka, serta masyarakat di sekitar perusahaan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut