Jaksa Penuntut Inggris Minta Hukuman Predator Seks Reynhard Sinaga Diperberat

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 09:55 WIB
Jaksa Penuntut Inggris Minta Hukuman Predator Seks Reynhard Sinaga Diperberat

Hukuman yang diterima Reynhard Sinaga kemungkinan akan diperberat. (FOTO: doc. FACEBOOK)

LONDON, iNews.id - Hukuman yang diterima Reynhard Sinaga, warga negara Indonesia yang dijatuhi hukuman seumur hidup atas kasus pemerkosaan berantai terbesar di Inggris, kemungkinan dapat diperberat.

Hal itu dimungkinkan setelah Kantor Jaksa Penuntut melayangkan surat kepada Jaksa Agung, meminta agar hukuman penjara seumur hidup bagi Reynhard Sinaga dijalankan sepenuhnya tanpa keringanan.

Reynhard Sinaga (36) dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester dan harus menjalani hukuman minimal 30 tahun sebelum dipertimbangkan untuk mendapatkan keringanan hukuman.

Jaksa Agung Geoffrey Cox memastikan bahwa dia sudah menerima surat yang memintanya meninjau ulang hukuman terhadap Reynhard.

BACA JUGA:

Fakta GHB, Obat Bius yang Dipakai Predator Seks Reynhard Sinaga Memangsa Korbannya

Media Inggris Sebut WNI Pemerkosa Berantai Reynhard Sinaga sebagai 'Peter Pan' dan Predator Seks

Landasan permintaan itu adalah bahwa berdasarkan aturan hukum skema hukuman yang terlalu lunak, jaksa bisa mengajukan keberatan terhadap hukuman yang dijatuhkan lalu Jaksa Agung memutuskan akan menerima atau tidak.

Jaksa Agung Geoffrey Cox diberi waktu hingga 3 Februari untuk memutuskan apakah perlu memperberat hukuman Reynhard atau tidak.

Dalam putusannya di pengadilan Manchester pada Senin lalu (6/1/2020), Hakim Suzanne Goddard menyatakan 'hampir' menjatuhkan hukuman seumur hidup tanpa keringanan hukuman kepada Reynhard Sinaga.

Namun akhirya dia memutuskan memberi waktu minimal 30 tahun bagi Reynhard untuk menjalani hukumannya.

Dalam putusannya pada 6 Januari lalu, hakim Goddard menyatakan dia mempertimbangkan apakah punya kewenangan memastikan bahwa Reynhard tak akan pernah bebas.

"Hukuman seumur hidup sangat jarang terjadi dan saya paham ini biasanya dijatuhkan pada kasus pembunuhan," katanya, seperti dilaporkan BBC, Kamis (16/1/2020).

BACA JUGA:

Begini Modus Reynhard Sinaga, Predator Seks Paling Ganas dalam Sejarah Inggris

Pengakuan Reynhard Sinaga, Pemerkosa Terbesar Inggris: Teguk Racun Rahasia Saya, Anda Akan Jatuh Cinta

"Sementara kejahatan ini sangat serius secara kolektif maupun individual dan dalam pandangan saya ini melibatkan risiko kematian sesuai bukti dari Dr Elliot (ahli yang meneliti obat bius yang dipakai Reynhard), tetapi tidak ada penyiksaan dan kekerasan di kasus ini, serta tidak adanya kematian atau luka fisik yang serius.

"Anda (Reynhard) terlihat jelas sangat mahir dalam memberi dosis dan untungnya tidak ada korban yang menderita akibat fisik yang serius dan berkepanjangan."

Hakim menyatakan, hukuman minimum 30 tahun yang harus dijalani itu tidak berarti bahwa Reynhard akan secara otomatis dibebaskan sesudah menjalani hukuman penjara selama itu.

BACA JUGA:

Begini Cara Reynhard Sinaga, Predator Seks Mencari Mangsa di Inggris

5 Fakta Predator Seks Reynhard Sinaga, Mahasiswa S3 yang Dijuluki Monster

Itu merupakan jumlah minimum yang harus dijalani sebelum bisa mengajukan pembebasan bersyarat.

"Akan tergantung pada dewan pengawas pembebasan bersyarat nanti apakah Anda bisa dibebaskan dan dengan syarat apa," kata hakim Goddard, dalam putusannya yang dia bacakan kepada Reynhard.

Reynhard Sinaga dihukum untuk 159 serangan seksual, yang terdiri dari 136 pemerkosaan dan delapan percobaan pemerkosaan, 13 serangan seksual dan dua serangan dengan penetrasi.

Reynhard membantah dia melakukan tindak pidana yang diarahkan kepadanya dan selalu bersikukuh hubungan dengan para korban dilakukan atas dasar suka sama suka.

Editor : Nathania Riris Michico