Jelang Umrah bagi Jemaah Luar Saudi, Maskapai Saudia Buka 20 Rute Internasional termasuk Jakarta

Anton Suhartono ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 15:39 WIB
Jelang Umrah bagi Jemaah Luar Saudi, Maskapai Saudia Buka 20 Rute Internasional termasuk Jakarta

Maskapai Saudi Arabian Airlines membuka 20 rute penerbangan internasional mulai Oktober atau menjelang dimulainya umrah bagi jemaah dari luar Kerajaan (Foto: AFP)

JEDDAH, iNews.id - Maskapai Saudi Arabian Airlines (Saudia) membuka kembali penerbangan internasional ke 20 tujuan seiring dicabutnya penangguhan perjalanan oleh pemerintah pada 15 September lalu.

Keputusan ini diambil menjelang dibukanya kembali umrah untuk muslim dari luar Arab Saudi. Pemerintah sudah memulai kembali pelaksanaan umrah sejak 4 Oktober, namun hanya diberlakukan bagi warga yang sudah berada di dalam Saudi.

Dalam keterangan di Twitter, Kamis (15/10/2020), seperti dikutip dari Saudi Gazette, maskapai milik pemerintah itu membuka 20 penerbangan internasional mulai Oktober ke enam tujuan Eropa yakni Amsterdam, Frankfurt, London, Madrid, Paris, dan Istanbul, serta ibu kota Amerika Serikat, Washington DC.

Maskapai Saudia juga membuka penerbangan menuju dan dari enam tujuan di Afrika, yakni Addis Ababa, Alexandria, Kairo, Khartoum, Nairobi, dan Tunisia serta lima negara di Asia, yakni Islamabad, Karachi, Jakarta, Kuala Lumpur, dan Manila.

Dua lainnya merupakan tujuan Timur Tengah yakni Amman dan Dubai.

Disebutkan pula maskapai meminta semua penumpang untuk mengikuti instruksi dan persyaratan perjalanan terkait pandemi virus corona.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) menyatakan semua penumpang yang datang ke Saudi harus menjalani karantina rumah selama 3 hari serta melakukan tes PCR lagi, 48 jam setelah tiba untuk membuktikan mereka tidak terinfeksi virus corona.

Pihak berwenang akan memperbarui pedoman untuk penumpang sesuai protokol kesehatan yang disetujui.

Sementara itu Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) meminta warga Saudi dan ekspatriat yang melakukan perjalanan melalui darat, laut, dan udara untuk mematuhi protokol kesehatan, peraturan, serta instruksi masuk dari negara tujuan mereka.

Tercatat, beberapa negara tersebut menetapkan sejumlah prosedur dan persyaratan untuk membendung penyebaran virus corona.

Jawazat menyatakan bahwa ketentuan dan prosedur ini diperbarui terus menerus dan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Rincian lebih lanjut dapat diperoleh dari situs resmi Jawazat.

Editor : Anton Suhartono