Jembatan Kereta Ambruk Tewaskan 23 Orang, Presiden Meksiko Desak Penyelidikan Segera

Anton Suhartono · Selasa, 04 Mei 2021 - 20:38:00 WIB
Jembatan Kereta Ambruk Tewaskan 23 Orang, Presiden Meksiko Desak Penyelidikan Segera
Presiden Andres Manuel Lopez Obrador memerintahkan penyelidikan ambruknya jembatan layang kereta metro Mexico City (Foto: Reuters)

MEXICO CITY, iNews.id - Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador memerintahkan penyelidikan segera ambruknya jembatan layang kereta metro yang sejauh ini menewaskan 23 orang dan melukai puluhan lainnya.

Jembatan ambruk saat dilintasi kereta menimpa kendaraan yang tengan melintas di bawahnya pada Senin (3/5/2021) sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Menurut Lopez Obrador bahwa penyelidikan harus digelar dengan cepat dan transparan, tidak boleh ada yang disembunyikan dari rakyat.

Hal senada disampaikan Wali Kota Mexico City Claudia Sheinbaum, penyelidikan penuh untuk mengungkap penyebab kecelakaan akan digelar segera. Dia mengatakan terlalu dini untuk menyebut siapa yang harus bertanggung jawab atas kecelakaan ini. Meski penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, muncul spekulasi girder jembatan terlepas dari platformnya.

Ambruknya jembatan Jalur 12 itu mencoreng ikon transportasi oranye Ibu kota Negara dan merupakan kecelakaan menyebabkan korban masif pertama melibatkan kereta metro. Apalagi, usia jembatan tergolong baru yakni belum sampai 10 tahun.

Dua gerbong kereta bergelantungan di jembatan yang ambruk, memaksa petugas untuk menghentikan sementara upaya evakuasi korban karena besar kemungkinan gerbong lainnya ikut ketarik dan jatuh.
Apalagi konstruksi jembatan juga tak stabil.

Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard, yang membangun jembatan itu saat masih menjadi wali kota, menyebut kecelakaan ini paling mengerikan menimpa sistem transportasi lokal. Dia siap untuk bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Editor : Anton Suhartono