Jenazah Ratu Elizabeth II Dimakamkan, Raja Charles III Tak Kuasa Meneteskan Air Mata

Anton Suhartono ยท Senin, 19 September 2022 - 23:53:00 WIB
Jenazah Ratu Elizabeth II Dimakamkan, Raja Charles III Tak Kuasa Meneteskan Air Mata
Jenazah Ratu Elizabeth II dimakamkan di Kapel St George (Foto: Reuters)

WINDSOR, iNews.id - Peti mati Ratu Elizabeth II diturunkan ke lemari besi di Kastil Windsor, Senin (19/9/2022), yang menjadi tempat peristirahatan terakhirnya. Prosesi pemakaman kenegaraan pemimpin monarki Inggris terlama yang pernah menjabat itu dimulai dari Westminster Abbey, London. 

Dari sana peti mati dibawa menggunakan kereta meriam menuju Wellington Arch. Kereta ditarik oleh 142 prajurit Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Setelah itu jenazah dimasukkan ke mobil jenazah menuju Kapel St George di Kastil Windsor, di luar London, untuk dimakamkan.

Ratusan ribu warga memadati sepanjang rute yang dilintasi mobil jenazah dari London. Sebagian dari mereka melempar bunga ke arah mobil jenazah serta bersorak dan bertepuk tangan.

Di Kapel St George sempat digelar kebaktian diikuti sekitar 800 tamu sebelum peti dimasukkan ke lemari besi.

Prosesi diakhiri dengan diangkatnya mahkota, orch, dan tongkat kerajaan yang menjadi simbol kekuasaan dan pemerintahan ratu untuk kemudian diletakkan di altar.

Lord Chamberlain, pejabat paling senior rumah tangga kerajaan, kemudian mematahkan tongkat bernama Wand of Office yang menandakan akhir dari pelayanannya terhadap Ratu. Tongkat itu diletakkan di peti mati sebelum perlahan-lahan diturunkan ke lemari besi. Saat para tamu menyanyikan lagu kebangsaan God Save The King, Raja Charles III tampak tak kuasa menahan air mata.

Rencananya pada Senin malam waktu setempat akan digelar acara khusus keluarga. Peti mati mendiang Ratu Elizabeth II dan suaminya Pangeran Philip akan diletakkan berdampingan di kapel yang sama.

Saat pemakaman kenegaraan Uskup Agung Canterbury Justin Welby mengatakan, kesedihan yang dirasakan begitu banyak orang di seluruh Inggris dan seluruh dunia mencerminkan pelayanan penuh kasih dari mendiang Ratu.

"Mendian Yang Mulia menyatakan saat ulang tahun ke-21 bahwa seluruh hidupnya akan didedikasikan untuk melayani bangsa dan Persemakmuran. Jarang janji seperti itu ditepati dengan baik. Hanya sedikit pemimpin yang mendapatkan curahan cinta yang telah kita lihat," katanya.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda