Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ketika PM Jepang Sanae Takaichi Urus Toilet Wanita di Gedung Parlemen
Advertisement . Scroll to see content

Jepang Dilanda Badai Salju, Ribuan Kendaraan Terjebak di Jalan Tol dan Listrik Padam

Jumat, 18 Desember 2020 - 07:39:00 WIB
Jepang Dilanda Badai Salju, Ribuan Kendaraan Terjebak di Jalan Tol dan Listrik Padam
Prefektur Niigata, Jepang, dilanda badai salju (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Jepang dilanda badai salju parah memaksa pemerintah mengerahkan tentara Pasukan Bela Diri untuk membantu penanganan bencana.

Lebih dari 1.400 kendaraan terjebak di dua jalan tol serta lebih dari 10.000 rumah mengalami pemadaman listrik pada Kamis (17/12/2020).

Beberapa kota, seperti Shin-onsen dan Kami di Prefektur Hyogo serta Wakasa dan Yazu di Prefektur Tottori, terisolasi. Jalan-jalan di sana tak bisa dilalui karena longsoran salju dan pohon tumbang, seperti dikutip dari The Straits Times, Jumat (18/12/2020). 

Beberapa atap rumah warga di Prefektur Ishikawa juga runtuh akibat tak kuat menahan banyaknya salju.

Perdana Menteri Yoshihide Suga menggelar pertemuan satuan tugas bantuan bencana pada Kamis. Dia menyerukan kewaspadaan penuh terhadap potensi gangguan lalu lintas serta kerusakan infrastruktur akibat badai salju.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan hujan salju lebat kemungkinan terus berlanjut di sepanjang pantai Laut Jepang atai Laut Timur hingga Jumat (18/12/2020).

Suga menyetujui permintaan Gubernur Niigata Hideyo Hanazumi untuk mengirim personel militer. Mereka disiagakan untuk mendistribusikan makanan, membersihkan salju, memastikan keselamatan warga, serta menyelamatkan pengendara yang terjebak di kendaraan mereka yang macet.

Sekitar 1.100 kendaraan terjebak sejak Rabu malam di Jalan Tol Kan-etsu yang menghubungkan Tokyo dengan Niigata di barat laut.

Operator tol East Nippon Expressway memperkirakan terjadi kemacetan sepanjang 15 kilometer di kedua arah pada Kamis malam. Operasi penyelamatan oleh militer menghadapi kendala karena jarak pandang yang rendah serta hujan salju yang terus turun.

Pengemudi diminta untuk bersabar tetap bertahan di kendaraan mereka untuk malam kedua.

Media lokal melaporkan, para pengendara terpaksa minum dari salju yang mencair sambil menunggu pasokan dari militer. Sementara itu East Nippon Expressway membantu pengemudi dengan mengirim bensin dan perlengkapan mandi.

Selain itu ada 300 kendaraan yang terjebak sejak Rabu malam di Jalan Tol Joshin-etsu yang menghubungkan Niigata, Nagano, dan Gunma. Namun kemacetan berhasil diurai pada Kamis pagi.

Sejauh ini satu orang tewas yakni Mayuko Mihori. Karyawan swasta berusia 33 tahun asal Tokyo itu terkubur salju saat mengikuti pelatihan snowboarding di resor ski Prefektur Niigata.

Salju juga menumpuk di pusat Kyoto yang merupakan fenomena langka untuk daerah itu. Sementara itu suhu di Tokyo turun di bawah 0 derajat Celsius pada Kamis atau 51 hari lebih awal dari musim dingin pada 2019. Meski demikian salju belum turun di Tokyo.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut