Kabar Gembira, Uji Coba Fase II Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Aman ke Manusia

Ahmad Islamy Jamil ยท Minggu, 14 Juni 2020 - 12:44:00 WIB
Kabar Gembira, Uji Coba Fase II Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Aman ke Manusia
Kemasan vaksin eksperimental Covid-19 buatan Sinovac. (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id – Perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac Biotech Ltd, menyatakan vaksin virus corona buatan mereka aman dan mampu menimbulkan respons kekebalan dalam percobaan pada manusia. Hasil uji coba menunjukkan potensi vaksin itu dalam membentuk pertahanan terhadap infeksi Covid-19.

Dilansir Bloomberg, vaksin milik perusahaan yang berbasis di Beijing itu belum menyebabkan efek samping yang parah sejauh ini. Ada lebih dari 90 persen orang yang diberi suntikan pada interval 14 hari telah menginduksi antibodi penawar dua minggu setelah inokulasi, ungkap Sinovac dalam siaran pers yang dirilis pada Minggu (14/6/2020).

Temuan awal berasal dari uji coba fase I dan II di Cina. Sebanyak 743 orang sehat berusia 18 hingga 59 dilibatkan dalam pengujian vaksin yang diberi nama CoronaVac itu.

Menurut Sinovac, akan ada lebih banyak data yang akan terungkap dari kelompok lain dalam uji coba yang menerima suntikan vaksin dalam interval 28 hari. Setelah hasil uji coba tersebut rampung Sinovac berencana untuk memublikasikannya di jurnal akademik.

Dengan menggunakan virus corona yang sudah mati, vaksin buatan Sinovac adalah satu di antara lima vaksin percobaan Cina yang telah mencapai tahap akhir yang penting dari pengujian klinis terhadap manusia, sebelum dapat disetujui untuk penggunaan bagi kalangan umum.

Sinovac pada bulan ini telah mengumumkan kerja sama dengan Instituto Butantan untuk melakukan uji coba fase III vaksin corona mereka di Brasil. Seperti diketahui, virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China, itu telah menyebabkan Brasil menderita penyebaran wabah paling besar kedua setelah Amerika Serikat.

Pandemi global Covid-19 sejauh ini telah menginfeksi lebih dari 7,7 juta orang dan menewaskan lebih dari 428.000 jiwa.


Editor : Ahmad Islamy Jamil