Kafe Ganja Pertama di AS, Pelanggan: Kami Makan Hidangan Enak dan Bersenang-senang!

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 07:08 WIB
Kafe Ganja Pertama di AS, Pelanggan: Kami Makan Hidangan Enak dan Bersenang-senang!

Para pengunjung di kafe ganja pertama yang baru saja dibuka di West Hollywood, Los Angeles, California (foto: REUTERS).

LOS ANGELES, iNews.id - Kafe ganja pertama di Amerika Serikat (AS) baru saja dibuka di Los Angeles, California. Bahan utama dalam hampir semua makanan dalam menu adalah ganja.

Menu yang disajikan antara lain: roti bakar alpukat atau jus seledri, yang disajikan dengan makanan camilan ganja. Para pegawai di kafe itu mengatakan, sama seperti menu yang disajikan, para pelanggan kafe itu juga beragam.

"Pelanggan berasal dari seluruh lapisan masyarakat. Sungguh! Kami melihat orang-orang dari segala usia. Bahkan tidak ada orang yang suka mabuk-mabukan dengan ganja," kata pegawai di Lowell Farms, Stephanie D'Ollion.

Meskipun masih menjadi kontroversi di banyak negara bagian dan bahkan dinilai ilegal menurut hukum pemerintah federal; sejak akhir 2016 negara bagian California melegalkan penggunaan ganja untuk rekreasi.

Namun sejauh ini kafe yang menyajikan menu dengan ganja ini adalah yang pertama AS. Kafe ini mudah ditemukan dengan hanya melihat antrian panjang orang-orang yang menunggu untuk masuk ke dalamnya.

Kafe ini tidak akan melayani pelanggan di bawah usia 21 tahun.

Dan seperti juga bartender, pegawai serta penjaga keamanan di kafe ini mengawasi para tamu untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi ganja secara berlebihan, karena polisi bisa menangkap pengemudi yang diduga mengemudi di bawah pengaruh ganja.

"Kami menyarankan mereka menggunakan taksi Uber dan Lyft, dan kalau ada orang yang menggunakan ganja secara berlebihan, kami akan akan memastikan bahwa mereka menggunakan transportasi umum," kata D'Ollion.

Kafe ini secara hukum tidak boleh membuat makanan apa pun yang mengandung ganja. Para pelanggan memesan makanan dan ganja, yang disajikan terpisah sebagai pendamping makanan utama mereka.

Para pelayan diharuskan mencoba menu sebelum hidangan disajikan kepada pelanggan sehingga dapat memberikan nasehat atau rekomendasi berdasarkan konsentrasi ganja tersebut.

"Lihatlah sekeliling Anda! Semua orang sangat senang, sangat lapar dan bersenang-senang," imbuhnya.

Pejabat kota juga mengharuskan restoran memasang penyaring udara untuk menghilangkan bau ganja.

"Banyak orang keren di sini. Kami bertemu teman-teman dan mengkonsumsi ganja berkualitas baik," kata seorang pelanggan.

"Bertemu teman-teman dan bersantai. Tidak ada bedanya dengan minum segelas anggur," timpal pelanggan lainnya.

"Ada ganja berkualitas baik dan makanannya juga enak!"

Pejabat lokal mengatakan telah menerima lebih dari 300 permintaan dari para pebisnis untuk membuka kafe semacam itu.


Editor : Nathania Riris Michico