Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?
WASHINGTON, iNews.id - Kandidat presiden BrasilFlavio Bolsonaro terbang ke Amerika Serikat (AS) setelah kalah dalam pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua pada Minggu (25/10/2026). Kepergiannya menjadi sorotan karena berlangsung di tengah penyelidikan dugaan pencucian uang dan setelah dia mengabaikan perintah Mahkamah Agung Brasil untuk menyerahkan paspor.
Putra mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro itu tiba di Miami, Florida, pada Rabu (28/10/2026) bersama istri dan dua putrinya. Dia meninggalkan Brasil ketika menghadapi penyelidikan dugaan kejahatan keuangan dan pencucian uang yang masih berjalan.
Menurut laporan Reuters, seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi bahwa Flavio dan keluarganya diberikan visa untuk memasuki negara tersebut.
Kepergiannya terjadi setelah Flavio melewatkan tenggat penyerahan paspor kepada kepolisian federal Brasil pada Selasa (27/10/2026). Perintah itu dikeluarkan dalam rangka penyelidikan dugaan pencucian uang yang juga melibatkan pengacara Willer Tomaz, yang dikenal sebagai teman Flavio. Keduanya membantah melakukan pelanggaran.
Flavio sebelumnya menyatakan tidak berniat meninggalkan Brasil dan berjanji menyerahkan paspornya. Dia juga mengatakan akan mengorganisasi oposisi terhadap pemerintahan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva.