Kalahkan Paris dan Roma, Kota Ini Punya 4 Situs Warisan Dunia UNESCO

Koran SINDO, Nathania Riris Michico ยท Kamis, 20 Desember 2018 - 08:27 WIB
Kalahkan Paris dan Roma, Kota Ini Punya 4 Situs Warisan Dunia UNESCO

Pemandangan di Cordoba. (Foto: doc. Get Your Guide)

CORDOBA, iNews.id - Bagi sebagian turis yang berlibur ke Spanyol, berkunjung ke Cordoba bukan suatu keharusan. Barcelona dan Seville masih menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Namun, Cordoba yang berlokasi di Spanyol selatan dengan penduduk 330.000 relatif dilupakan. Sekitar 1 juta orang berkunjung ke Cordoba pada 2017.

Sedangkan 8,9 juta orang berlibur ke Barcelona dan 2,6 juta turis bersenang-senang di Seville. Tapi, Cordoba yang bisa ditempuh dua jam dengan kereta api dari Madrid dan 45 menit dari Seville merupakan kota yang fantastis.

Pada 2018, Cordoba menjadi kota pertama yang memiliki empat situs warisan dunia versi UNESCO.

Kota itu mampu mengalahkan Roma dan Paris. Situs warisan dunia versi UNESCO merupakan penghargaan nilai universal dengan 10 kriteria termasuk tradisi budaya, peradaban, atau kehidupan yang hampir punah.

Cordoba menjadi kota pertama yang memiliki empat situs warisan dunia versi UNESCO. (Foto: Get Your Guide)

Salah satu cara terbaik untuk mengeksplorasi Cordoba dengan berjalan kaki di kota tersebut. Wisatawan bisa mengeksplorasi Alcazar, istana yang dibangun pada kekuasaan Arab.

Itu menjadi salah destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

“Sebagian besar turis datang ke Cordoba pada hari kerja, tetapi akhir pekan adalah liburan yang ideal,” kata Virginia Irurita, pendiri Made for Spain and Portugal, perusahaan yang menjual paket liburan kelas mewah, seperti dilaporkan CNN.

“Jika liburan akhir pekan, kamu bisa mendapatkan segalanya,” jelasnya.

Pemandangan Cordoba yang memukau di malam hari. (Foto: Get Your Guide)

Kemudian, Paco Gonzalez, sejarawan dan pemandu wisata di Cordoba, menyarankan wisatawan untuk bisa berkeliling Cordoba pada sore dan malam hari. Dia juga selalu mengajak wisatawan untuk selalu menikmati makanan di restoran Cordoba.

“Kita selalu menikmati makanan kita,” ujarnya.

Salah satu situs warisan dunia terbaru adalah Medina Azahara yang mendapatkan penghargaan pada 2018. Lokasi itu bisa dijangkau sekitar 10 menit dengan taksi dari pusat kota.

Medina Azahara biasanya disebut dengan mini Versailles, tetapi dengan gaya Arab. Kota itu dibangun pada abad ke-10 ketika Abd al Rahman III menjadi khalifah.

Kota itu sempat 80 tahun tak dihuni. UNESCO juga mendeklarasikan Festival Patios sebagai warisan dunia yang hampir punah pada 2012.

Wisatawan bisa menikmati keindahan Cordoba dari sore hingga malam hari. (Foto: Get Your Guide)

Perayaan yang dilaksanakan selama sepekan pertama pada Mei itu kini selalu meriah dihadiri banyak wisatawan. Kemudian, Mosque- Cathedral juga merupakan destinasi yang menjadi tujuan wisatawan.

“Pagi hari banyak wisatawan berkunjung ke sana,” kata Gonzales.

Mosque- Cathedral merupakan tempat pertama yang mendapatkan status warisan dunia dari UNESCO pada 1984. Bangunan yang didirikan pada 784-786 awalnya adalah sebuah masjid, namun dijadikan sebagai katedral pada abad ke-13 ketika kekuasaan Arab kalah di Cordoba.

Menurut Irurita, banyak pengunjung yang takjub dengan motif dan lukisan khas Arab di dinding bangunan.

Mosque- Cathedral. (Foto: Catedral de Córdoba) 

“Untuk berkunjung ke sana, wisatawan tak perlu memesan tiket terlebih dahulu,” katanya.

Selain itu, wisatawan juga bisa berkunjung ke Historical Quarter sebagai warisan dunia UNESCO yang dikenal sebagai jantung Cordoba. Di sana, wisatawan bisa mendapatkan nuansa tradisi budaya dan peradaban masa lalu.

Kemudian, Alcazar, istana kuno peninggalan zaman kekuasaan Arab juga, menjadi tempat yang difavoritkan banyak orang. Banyak gereja di wilayah yang disebut El Realejo juga menjadi bangunan yang selalu ramai menjadi perhatian wisatawan.

“Warga lokal biasanya datang ke gereja pada pukul 10.00 pagi,” ujar Gonzales.

Sedangkan wisatawan bisa masuk secara bebas ketika tidak ada misa.


Editor : Nathania Riris Michico