Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Xi Jinping Peringatkan Trump: Taiwan Harus Kembali ke Pangkuan China!
Advertisement . Scroll to see content

Kanada Sepakat Pangkas Tarif Kendaraan Listrik China Jadi 6,1 Persen

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:12:00 WIB
Kanada Sepakat Pangkas Tarif Kendaraan Listrik China Jadi 6,1 Persen
Presiden China Xi Jinping bertemu dengan PM Kanada Mark Carney di Beijing, Jumat (16/1/2026). (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Xi Jinping mengatakan kepada Carney dalam pertemuan di Balai Besar Rakyat bahwa dia bersedia untuk terus bekerja sama untuk meningkatkan hubungan, dan mencatat bahwa pembicaraan telah berlangsung mengenai pemulihan dan dimulainya kembali kerja sama sejak keduanya mengadakan pertemuan awal pada bulan Oktober di sela-sela konferensi ekonomi regional di Korea Selatan.

“Kesepakatan ini akan mendorong investasi besar China di sektor otomotif Kanada, menciptakan lapangan kerja yang baik di Kanada dan mempercepat kemajuan kita menuju masa depan tanpa emisi bersih dan industri otomotif masa depan,” ucap Carney.

Carney juga menyebut pihaknya belum berhasil mencapai kesepakatan dengan Presiden AS Donald Trump untuk mengurangi beberapa tarif yang merugikan beberapa sektor kunci ekonomi Kanada, dan Trump sebelumnya telah berbicara tentang menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51.

Di kesempatan terpisah, Trump memuji Carney karena telah mencapai kesepakatan dengan Beijing.

“Yah, itu tidak apa-apa. Itulah yang seharusnya dia lakukan dan itu hal yang baik baginya untuk menandatangani kesepakatan perdagangan. Jika Anda bisa mendapatkan kesepakatan dengan China, Anda harus melakukannya,” kata Trump.

Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer sebelumnya mengatakan kepada CNBC bahwa keputusan Kanada untuk mengizinkan impor kendaraan listrik China dengan tarif rendah adalah langkah bermasalah dan mengatakan bahwa Kanada mungkin akan menyesalinya dalam jangka panjang.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut