Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, Menlu AS Sebut Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Iran Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

Kanye West Sumbang Rp28 M untuk 3 Keluarga Kulit Hitam Korban Keganasan Polisi AS

Jumat, 05 Juni 2020 - 08:27:00 WIB
Kanye West Sumbang Rp28 M untuk 3 Keluarga Kulit Hitam Korban Keganasan Polisi AS
Kanye West. (Foto: Femalefirst)
Advertisement . Scroll to see content

CHICAGO, iNews.id – Penyanyi rap Amerika, Kanye West, memberikan sumbangan senilai 2 juta dolar AS (Rp28,28 miliar) untuk menyantuni keluarga George Floyd, Ahmaud Arbery, dan Breonna Taylor. Floyd, Arbery, dan Taylor warga berkulit hitam yang menjadi korban pembunuhan brutal oleh polisi atau mantan polisi berkulit putih di AS.

Perwakilan West mengatakan kepada CNN, donasi tersebut mencakup pendanaan untuk biaya hukum bagi keluarga Arbery dan Taylor, bersama dengan bisnis milik orang kulit hitam yang mengalami krisis di Chicago, kota asal sang rapper, dan kota-kota lainnya.

Perwakilan itu juga menuturkan, West telah mengambil 529 Plan (salah satu program beasiswa atau investasi pendidikan jangka panjang di AS) untuk menutupi biaya kuliah putri George Floyd, Gianna Floyd, di masa depan. Saat ini, Gianna masih berusia 6 tahun.

Sumbangan West sebagai wujud solidaritas sang musikus terhadap kematian Floyd, Arbery, dan Taylor. Selama 11 hari terakhir, kematian Floyd telah memicu gelombang demonstrasi besar di Amerika dan bahkan merambat hingga mancanegara.

Derek Chauvin, seorang polisi di Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, AS, menindih leher Floyd dengan lututnya selama hampir 9 menit pada Senin (25/5/2020) pekan lalu. Perbuatan Chauvin itu menyebabkan Floyd tewas.

Sementara, Arbery, seorang pria kulit hitam lainnya, ditembak mati saat sedang berolahraga jogging di Brunswick, Negara Bagian Georgia, 23 Februari lalu. Tiga pria kulit putih telah ditangkap terkait kematiannya.

Berikutnya, Taylor, seorang perempuan kulit hitam kelahiran 5 Juni 1993, ditembak sedikitnya delapan kali pada Maret lalu ketika tiga polisi berkulit putih memasuki apartemennya di Negara Bagian Kentucky secara paksa. FBI telah membuka penyelidikan atas kematiannya.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut