Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Kapal-Kapal Perang AS Menuju Timur Tengah, Iran Siapkan Skenario Terburuk

Senin, 26 Januari 2026 - 09:31:00 WIB
Kapal-Kapal Perang AS Menuju Timur Tengah, Iran Siapkan Skenario Terburuk
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memuncak setelah Donald Trump mengumumkan pengerahan armada militer AS ke Timur Tengah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Mengapa Kapal Induk Dikerahkan?

Kapal induk AS sering dipandang sebagai simbol kekuatan militer terbesar di laut, bukan sekadar alat perang, tetapi juga pesan politik dan strategi tekanan. Dengan membawa kapal induk dan jet tempur ke kawasan yang rawan konflik, AS bisa:

Memperkuat pertahanan sekutu regional dan meningkatkan kemampuan proyeksi kekuatan di kawasan Teluk dan sekitarnya.

Memberi sinyal keras kepada Teheran bahwa Washington siap merespons setiap serangan atau ancaman terhadap kepentingannya.

Mengintimidasi lawan diplomatik sambil membuka ruang negosiasi dari posisi tawar yang kuat, langkah yang sering dipakai pemerintahan AS dalam konflik besar.

Namun, sejumlah pengamat politik menilai pengerahan itu juga mengandung unsur perang psikologis dan diplomatik, bukan semata persiapan serangan langsung. Mereka menekankan bahwa langkah ini bisa meredam ketegangan jika kedua pihak berhati-hati, tetapi juga bisa memperburuk situasi jika salah satu pihak salah tafsir.

Apa Risiko Terburuknya?

Jika konfrontasi berskala besar benar-benar terjadi, bukan tidak mungkin terjadinya eskalasi yang lebih luas di kawasan, termasuk respons militer dari Iran terhadap sasaran AS atau sekutunya, yang kemudian berpotensi membuat konflik lokal berubah menjadi perang regional. Ini merupakan skenario terburuk yang kini tengah disiapkan oleh militer Iran dalam rencana kontingensinya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut