Kapal Perang Kanada Melintas Dekat Taiwan Di Tengah Meningkatnya Ketegangan dengan China

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 04 Oktober 2020 - 21:11:00 WIB
Kapal Perang Kanada Melintas Dekat Taiwan Di Tengah Meningkatnya Ketegangan dengan China
Kapal perang korvet milik Angkatan Laut Kanada. (foto: EPA)

TAIPEI, iNews.id - Kapal perang Angkatan Laut (AL) Kanada dilaporkan melintasi Selat Taiwan yang sensitif. Manuver tersebut terjadi di tengah masih tingginya ketegangan militer antara China dan Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada Sabtu (3/10/2020) kapal korvet milik AL Kanada berlayar ke Selat Taiwan dari Laut China Selatan. Kapal serang itu terpantau menuju ke arah utara setelah melewati wilayah selat.

"Angkatan bersenjata Taiwan memantau kapal tersebut saat berada di selat. Situasinya normal," kata Kementerian Pertahanan Taiwan dikutip dari Aljazeera, Minggu (4/10/2020).

Manuver kapal Angkatan Laut Kanada di perairan Selat Taiwan terbilang jarang terjadi. Sebelumnya, mereka melakukannya pada September tahun lalu.

Selat Taiwan juga kerap dilintasi Angkatan Laut Amerika Serikat saat berlayar memasuki atau menjauh ke utara dari Laut China Selatan.

Pemerintah China cenderung menganggap pelayaran semacam itu sebagai ancaman. Pada Agustus lalu, militer Beijing menyebut kapal perusak berpeluru kendali USS Mustin yang berlayar melalui Selat Taiwan sebagai langkah sangat berbahaya.

Hubungan China-Kanada memburuk sejak Kanada menangkap kepala keuangan perusahaan telekomunikasi raksasa China, Huawei Technologies, Meng Wangzhou pada akhir 2018.

Meng ditangkap atas surat perintah dari Amerika Serikat yang menuduhnya melakukan penipuan bank karena menyesatkan HSBC terkait bisnis Huawei di Iran dan menyebabkan bank tersebut melanggar sanksi AS.

China telah menuntut pembebasannya, namun Kanada tidak mengabulkannya. Setelah penahanan Meng, Beijing menangkap warga Kanada, Michel Spavor, dan Michel Kovrig. Mereka dituduh melakukan spionase.

Ketegangan militer antara China dan Taiwan semakin meninggi setelah Beijing berulang kali mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya. Sejak September lalu, China meningkatkan aktivitas militernya termasuk mengirim jet tempur melintasi garis pembatas tidak resmi di Selat Taiwan.

Editor : Arif Budiwinarto