Kastil dari Abad Ke-15 di Jepang yang Masuk Situs Warisan Dunia UNESCO Terbakar

Anton Suhartono ยท Kamis, 31 Oktober 2019 - 10:07 WIB
Kastil dari Abad Ke-15 di Jepang yang Masuk Situs Warisan Dunia UNESCO Terbakar

Kastil Shuri di Kota Naha, Okinawa, Jepang, terbakar (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Kastil bersejarah di Kota Naha, Okinawa, Jepang, dilalap api, Kamis (31/10/2019). Bangunan bernama Shuri itu masuk dalam daftar situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2000.

Catatan sejarah mengungkap, Shuri merupakan bagian penting dari kompleks kastil yang dibuat pada masa Kerajaan Ryukyu dan diyakini telah digunakan sejak tahun 1400-an. Meski sudah beberapa kali dipugar, penampilan bangunan kastil utama masih sesuai dengan aslinya.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat, namun penyebab asal mula api belum diketahui. Tidak ada korban dalam insiden ini.

"Penyebab kebakaran belum diketahui, tapi alarm perusahaan keamanan berbunyi sekitar pukul 02.30," kata Ryo Kochi, juru bicara kepolisian Prefektur Okinawa, dikutip dari AFP.

Api, lanjut dia, bermula dari kuil utama lalu menyebar dengan cepat ke semua struktur bangunan.

Kochi menambahkan saat ini sedang berlangsung acara pariwisata di kastil yang dimulai sejak tanggal 27 Oktober. Ada beberapa pekerjaan terkait dengan acara sampai pukul 01.00. Namun belum bisa dipastikan apakah kebakaran ini terkait dengan acara pariwisata.

Tayangan stasiun televisi menunjukkan api besar sangat kontras dengan suasana langit yang gelap.

"Saya sangat terkejut dengan laporan kebakaran di Kastil Shuri," kata Wali Kota Naha, Mikiko Shiroma, dikutip dari NHK.

Selain itu dia juga mengkhawatirkan warga di sekitarnya karena kastil berada di permukiman.

"Itu merupakan situs Warisan Dunia yang mewakili Okinawa. Lebih dari segalanya, saya sangat khawatir karena banyak banyak yang tinggal di daerah itu. Saya mendapat laporan kebakaran itu mungkin mengancam atau berdampak pada penduduk," ujarnya, menambahkan.

Kastil Shuri sebagian besar dihancurkan selama Perang Dunia II, namun dipugar dan dibuka kembali sebagai taman nasional pada 1992.

Karena rekonstruksinya masih mempertahankan keaslian bangunan, UNESCO memasukkan Shuri bersama dengan kompleks situs Ryukyu di sekitarnya sebagai situs Warisan Dunia.

"500 tahun sejarah Ryukyuan (abad 12-17) diwakili oleh situs dan monumen ini," demikian penjelasan UNESCO dalam keterangan di situs web.

Editor : Anton Suhartono