Kasus Corona di Rusia 674.000 Orang Korban Meninggal Hanya 10.000, Ini Penjelasannya

Anton Suhartono ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 17:49 WIB
Kasus Corona di Rusia 674.000 Orang Korban Meninggal Hanya 10.000, Ini Penjelasannya

Korban meninggal akibat virus corona di Rusia tembus 10.000 orang dengan total kasus infeksi 674.000 lebih (Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengonfirmasi korban meninggal dunia akibat Covid-19 menembus 10.000 kasus pada Sabtu (4/7/2020).

Data yang dirilis situs web otoritas kesehatan Rusia menyebutkan ada penambahan 168 korban meninggal terbaru pada Jumat sehingga totalnya menjadi 10.027.

Jumlah itu kontras sekali dengan total kasus virus corona yang terdata yakni 674.515 orang. Angka tersebut menempatkan Rusia di posisi ketiga dunia, di bawah Amerika Serikat dan Brasil.

Muncul pertanyaan, bagaimana mungkin jumlah kasus sangat tinggi, namun korban meninggal jauh di bawahnya. Padahal jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki kasus besar, jumlah korban meninggal umumnya berbanding lurus.

Jumlah kasus kematian di AS dan Brasil juga menempatkan negara itu masing-masing di peringkat pertama dan kedua.

Menurut keterangan otoritas Rusia, angka kematian yang ditampilkan di situs web pemerintah hanya mencakup kasus-kasus di mana virus corona digolongkan sebagai penyebab utama kematian.

Badan statistik Rusia merilis data kematian nasional untuk bulan April, di mana jumlah korban 2.712 orang, dua kali lipat lebih dari angka yang dirilis pemerintah di bulan yang sama, yakni 1.152.

Rusia menggunakan definisi lebih luas dibandingkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam menentukan penyebab seseorang meninggal di masa pandemi ini.

Orang meninggal yang mengalami gejala atau kecenderungan kuat ke arah Covid-19 tidak dimasukkan dalam data.

Bahklan bisa saja hasil tes pada korban positif virus corona, tapi belum tentu menjadi penyebab kematiannya. Kasus ini ditemukan pada orang terinfeksi namun memiliki penyakit bawaan seperti jantung dan lainnya.

Dinas kesehatan Kota Moskow juga merilis data kematian pada Mei, menunjukkan 5.260 kematian terkait virus di bulan itu.

Sebaliknya, situs web pemerintah mengungkap kasus kematian di Moskow sejak awal wabah sampai sekarang hanya 3.929 orang, jumlah yang sangat kontras.

Editor : Anton Suhartono