Kasus Covid-19 Cetak Rekor, Jepang Tak Akan Berlakukan Keadaan Darurat Lagi
TOKYO, iNews.id - Jepang tidak akan memberlakukan keadaan darurat meskipun kasus Covid-19 di negara itu kembali melonjak. Lonjakan kasus Covid-19 di Jepang dilaporkan terjadi beberapa hari terakhir, dipicu datangnya musim dingin.
Perdana Menteri Yoshihide Suga mengatakan, keputusan untuk tidak memberlakukan keadaan darurat diambil berdasarkan masukan dari para ahli.
Saat awal pandemi Covid-19, Jepang memberlakukan kondisi darurat, mulanya di beberapa prefektur dan disusul ke semua wilayah.
"Para ahli merasa kami belum berada pada situasi perlu menerapkan keadaan darurat kembali," kata Suga, dikutip dari Reuters, Jumat (13/11/2020).
Kasus Bunuh Diri di Jepang Meningkat saat Pandemi Covid-19, Perempuan Naik 80 Persen
Suga juga menolak usulan penghentian insiatif promosi pariwisata dalam negeri 'Go to Travel' yang menurut para kritikus berkontribusi membuat lonjakan kasus.
Skema 'Go to Travel' bertujuan mendukung industri pariwisata dalam negeri yang babak belur akibat pandemi, dengan memberikan subsidi.
Beri Penghormatan Pahlawan Indonesia, PM Jepang Suga Kunjungi TMP Kalibata
Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan, pemerintah belum bisa memastikan kapan inisiatif itu berakhir karena bergantung pada berbagai faktor.